Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Shopping Queen

Keunikan Chinatown Bikin Kami Enggan Pulang

gst - wolipop
Kamis, 02 Jun 2011 12:03 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok.Wolipop
Jakarta -

Rasa penasaran akan wujud Pecinan di Singapura akhirnya tertuntaskan sudah. Namun banyaknya pernik unik di tiap sudut Chinatown membuat kami enggan pulang.

Destinasi terakhir petualangan Shopping Queen (31/05/2011) adalah mengunjungi Chinatown, sebuah kawasan pecinan yang tersohor di Singapura. Berangkat dari stasiun MRT Little India menuju Chinatown, jaraknya cukup dekat hanya melewati dua stasiun pemberhentian.

Cuaca sore itu mendung dan sedikit gerimis, walau demikian, niat kami menyusuri Chinatown tidaklah surut. Kami terlihat antusias melihat uniknya pecinan ini. Di sisi kanan kiri jalan, berjejer tenda dengan dagangan khas negeri Cina. Bangunan khas arsitektur cina juga kerap sekali kami lihat. Indah sekali, serasa berada di Hongkong. Kisaran harga barang dan souvenir yang ditawarkan begitu beragam dan masih terjangkau untuk kantong.

Kami mampir di beberapa stand yang menjual souvenir ala Cina dan juga baju kimono yang cantik. Melihat sebuah kimono cantik seharga SGD 15, sebenarnya saya ingin membelinya. Tapi karena tidak percaya diri akan digunakan kemana, maka saya urungkan niat membelinya. Adapula stand yang menjual syal seharga SGD 10 untuk lima buah, aksesoris penghias rumah khas negeri Cina dan juga stand parfum original dengan harga miring.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tanpa menyia-nyiakan waktu yang tersisa, kami mencoba beberapa tester parfum yang disediakan seorang penjual dengan paras India. Singapura sungguh unik dan multikultur, dibuat takjub saya saat mengetahui bahwa warga disini hidup serasi dan selaras. Kembali ke belanja, tidak hanya toko souvenir, baju dan parfum yang dijajakan disini, melainkan warung-warung makan khas Chinese Food dengan beragam menu bisa kita cicipi juga.

Di Chinatown kami tak banyak berbelanja karena terhimpit waktu kepulangan menuju bandara. Tapi saya dan Desty senang karena berhasil mendapatkan parfum dengan harga lebih murah dari yang dijual di Mustafa Centre. Desty membeli parfum mini 50ml Green Tea Elizabeth Arden seharga S$ 15 setara kurang lebih Rp. 97.500,- , sedangkan saya berhasil menawar sebuah parfum Calvin Klein limited edition version dari harga S$ 49 menjadi S$ 35 setara kurang lebih Rp. 227.500,-.

Wah, puas sekali rasanya mendapatkan parfum original dengan harga miring padahal setahu saya parfum edisi terbatas Calvin Klein harganya masih cukup mahal sekitar Rp. 600 ribuan. Jadi, jangan sampai lewatkan kunjungan ke Chinatown Singapura untuk mendapatkan atmosfer belanja ala negeri Tirai Bambu ini dengan harga yang tidak menguras isi kantong.

(fer/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads