Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Shopping Queen

Lost In Ikea, Damansara

Anggit Dina Vyatra - wolipop
Senin, 23 Mei 2011 13:25 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Wolipop
Jakarta -

Setelah menempuh perjalanan hampir satu jam dari hotel, akhirnya kami tiba di IPC. Walau lelah setelah perjalanan panjang, semangat kami kembali membara ketika melihat IPC di depan mata.

Di kompleks perbelanjaan IPC ini ternyata banyak shopping mall yang berjejer. Mulai dari Ikea, Ikano, Padini, One Utama, The Curve, bahkan ada juga Flea Market atau pasar kaget di dekat The Curve. Sasaran pertama kali tentunya Ikea dong.

Kami merasa wajib mengunjungi dan berburu beberapa barang di Ikea, Damansara. Apalagi ini adalah Ikea terbesar di Asia Tenggara. Supaya ada rekreasinya, kami tidak langsung masuk ke Market Hall. Tapi kami naik dulu ke Showroom. Segera saya ambil pensil, shopping list, dan Ikea Shopping Bag.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rekan saya Mega yang sangat antusias malah asyik foto diri sendiri di hampir seluruh ruangan contoh Ikea (padahal ada larangan mengambil gambar lhoo...). Sedangkan saya asik mencari barang-barang yang worth to buy. Buruan pertama saya adalah sebuah selimut hijau yang super hangat seharga RM19,90 (sekitar Rp 60 ribu) dan Dust Roller RM 4.90 (Rp 15 ribuan).

Saking asiknya dengan incaran masing-masing, saya dan Mega pun terpisah. Namun kami tidak terlalu khawatir karena masih bisa saling menghubungi satu sama lain lewat ponsel.

Belanjaan saya berikutnya adalah food container seharga RM 15 (Rp 40 ribuan). Menurut saya barang tersebut sangat worth to buy karena dengan harga RM 15 saya mendapatkan sekitar 10 kontainer. Terakhir adalah Shawl Hanger isi 20 circles yang dibandrol RM 25,90 (Rp 50 ribuan) untuk 2 set. Total belanjaan saya di Ikea hanya mencapai RM 67.60 atau sekitar Rp 200 ribu. Puas rasanya!

Selesai berbelanja, saya mencoba menghubungi Mega namun tidak tersambung. Mungkin saja ponselnya sedang tidak ada sinyal atau habis baterai. Tidak habis akal, saya coba memanggil Mega melalui bagian informasi. Menunggu sekitar 30 menit di tempat tersebut, Mega tidak kunjung muncul. Akhirnya saya putuskan untuk melanjutkan perburuan ke tempat lain tanpa Mega.

Memang dasar kami Shopping Queen sejati, kesasar atau terpisah bukan alasan untuk berhenti belanja. Buktinya, Mega pun melakukan hal yang sama. Kegiatan berbelanja tetap berlanjut meski tanpa saya.

Saya pun akhirnya meninggalkan Damansara tanpa Mega. Karena saling tak bisa menghubungi, kami akhirnya bertemu di hotel. Saat bertemu kembali di hotel, kami saling pamer belanjaan.

Mega memamerkan apa saja yang didapatkan dari Ikea. Ada dua kardus besar seharga RM 19,90, box kecil RM 19,90, file box RM 25,90, dan Pembatas buku RM 5,90. Total belanja Mega RM 71,60 (sekitar Rp 204 ribuan). Namanya juga shopping queen, hilang atau nyasar, kegiatan belanja jalan terus.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads