Mencicipi Teh Tarik di Piccolo Hotel
Mega Agnesty Anjasmoro - wolipop
Kamis, 19 Mei 2011 13:22 WIB
Jakarta
-
Terletak di jantung Bukit Bintang, suasana di area Piccolo Hotel menjadi sangat hidup! Sebelah kanan hotel terdapat mall Fahrenheit 88 yang merupakan mall baru di area ini. Di sebelah kirinya ada Lot 10, sedangkan di depannya ada beberapa resto, kafe dan coffeeshop.
Begitu sampai di hotel ini, kami disambut oleh resepsionis yang sangat ramah. Setelah menyelesaikan administrasi, saya dan Dina berjalan menuju kamar kami di lantai 6.
Sesampainya di kamar kami membereskan barang bawaan. Kamar kami sangat nyaman, kamar mandinya pun cantik. Sejenak, suasana kamar ini membuat kami ingin tidur. Tapi perjalanan kami baru saja dimulai. Jadi kami cepat-cepat membersihkan diri, ganti baju dan meluncur ke tempat berikutnya!
Sebelum meninggalkan hotel, kami menyempatkan minum teh di restoran White Rajah Borneo. Saya cukup kaget melihat harga makanan di daftar menu restoran ini. Tidak jauh berbeda dengan makanan di pesawat maupun bandara. Kemudian kami bertanya kepada pelayan di restoran tersebut. Menurutnya rata-rata makanan asli Malaysia mempunyai harga RM 10 - RM 25 atau sekitar Rp 29 ribu - Rp 72 ribu.
Teh tarik merupakan minuman khas negara ini. Kalau Anda membeli di bandara, harganya sekitar RM 3,5 atau sekitar Rp 10 ribu. Kalau Anda membelinya di restoran harganya sekitar RM 4,5 atau sekitar Rp 13 ribu. Sedangkan kalau Anda membelinya di kaki lima, harganya paling mahal RM 1,5 atau sekitar Rp 4 ribu. Ternyata harga makanan di sini cukup murah yah!
Setelah istirahat sejenak dan minum teh, kami pun siap berbelanja! Ke mana yah? The Pavillion? Central Market? Little India? China Town? Ikuti terus cerita kami.
(eny/eny)
Begitu sampai di hotel ini, kami disambut oleh resepsionis yang sangat ramah. Setelah menyelesaikan administrasi, saya dan Dina berjalan menuju kamar kami di lantai 6.
Sesampainya di kamar kami membereskan barang bawaan. Kamar kami sangat nyaman, kamar mandinya pun cantik. Sejenak, suasana kamar ini membuat kami ingin tidur. Tapi perjalanan kami baru saja dimulai. Jadi kami cepat-cepat membersihkan diri, ganti baju dan meluncur ke tempat berikutnya!
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Teh tarik merupakan minuman khas negara ini. Kalau Anda membeli di bandara, harganya sekitar RM 3,5 atau sekitar Rp 10 ribu. Kalau Anda membelinya di restoran harganya sekitar RM 4,5 atau sekitar Rp 13 ribu. Sedangkan kalau Anda membelinya di kaki lima, harganya paling mahal RM 1,5 atau sekitar Rp 4 ribu. Ternyata harga makanan di sini cukup murah yah!
Setelah istirahat sejenak dan minum teh, kami pun siap berbelanja! Ke mana yah? The Pavillion? Central Market? Little India? China Town? Ikuti terus cerita kami.
(eny/eny)
Perawatan dan Kecantikan
Capek Double Cleansing? Produk Ini Bisa Bersihkan Makeup dengan Cepat
Fashion
On Cloud 6 Coast Men, Sneakers Ringan dan Empuk untuk Harian-Traveling
Home & Living
Philips Handheld Steamer STH3010/70, Solusi Setrika Cepat & Tanpa Ribet
Perawatan dan Kecantikan
Atasi Luka Pakai Betadine Clear Antiseptic Spray, Cocok buat Semua Usia
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Rekomendasi 10 Makeup Lokal yang 'Worth It' Dibeli Pakai Uang THR
Gen Z Lebih Percaya Review 'Orang Biasa' daripada Influencer saat Beli Produk
Rekomendasi Lipstik yang Tahan Lama untuk Dipakai Saat Lebaran 2026
Promo Ramadan Trans Fashion! Beli 1 Gratis 1 & Diskon Tambahan Hingga 10%
10 Ide Hampers Terjangkau di Bawah 100 Ribu untuk Lebaran, Murah tapi Berkesan
Most Popular
1
Finalis Miss Grand Thailand Viral, Veneer Giginya Tiba-Tiba Lepas di Panggung
2
Gaya Davina Karamoy saat Pulkam Lebaran Viral, Duduk Lesehan Sambil Bagi THR
3
Heboh Ibu Mertua Jun Ji Hyun Komentari Bahasa Inggris BTS, Ini Klarifikasinya
4
8 Gaya Lucu Anak Selebriti, Nagita Slavina hingga Margin Wieheerm Pakai Hijab
5
Viral Verificator
Viral Baju Lebaran dari Taplak Meja, Hasil Akhirnya Tak Disangka
MOST COMMENTED











































