Bersantap Sambil Pilih Lagu dari Piringan Hitam di Oomju Gafoy Kelapa Gading
Ada restoran yang datang dengan menu menarik, ada juga yang bikin betah karena suasananya. Oomju di Gafoy, Kelapa Gading, termasuk yang kedua.
Saat mampir pada akhir Juli lalu, hal pertama yang terasa justru bukan buru-buru ingin membuka menu, melainkan ingin duduk santai dan menikmati suasananya. Oomju menempati area dengan interior bergaya retro-modern, didominasi warna cokelat dari meja kayu dan sofa kulit, lalu dipercantik deretan poster vintage di dinding. Area Gafoy sendiri memang dikenal sebagai salah satu destinasi kuliner dan hangout di Kelapa Gading dengan konsep yang lebih santai dan kekinian.
Foto: Daniel Ngantung/detikcom |
Salah satu daya tarik yang membuat Oomju terasa berbeda adalah kehadiran pemutar piringan hitam atau vinyl player. Pengunjung bisa memilih koleksi piringan hitam yang tersedia dan memutar sendiri musik yang ingin didengarkan. Pilihan album beragam alias lintas generasi, mulai dari ABBA dan Toto hingga Taylor Swift.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jadi, makan di sini rasanya bukan sekadar duduk, pesan makanan, lalu selesai. Ada pengalaman kecil yang membuat kunjungan terasa lebih personal. Apalagi ketika lagu mulai terdengar dari vinyl, atmosfer restoran yang hangat dan sedikit nostalgic terasa semakin kuat.
Foto: Daniel Ngantung/detikcom |
Interiornya yang bergaya retro pun cukup fotogenik tanpa terasa dibuat terlalu "Instagrammable". Sofa panjang berwarna cokelat menjadi salah satu spot yang paling mencolok, berpadu dengan meja-meja kayu dan lampu gantung memanjang. Dinding di belakang sofa dipenuhi poster dan artwork bergaya vintage dengan warna-warna cerah.
Lantainya menggunakan motif tegel yang memberikan sentuhan retro, sementara material kayu di bagian plafon membuat keseluruhan ruangan terasa hangat. Buat yang ingin ngobrol lama, bekerja sambil makan, atau sekadar nongkrong santai, suasananya cukup mendukung.
Foto: Daniel Ngantung/detikcom |
Untuk makanan, kami mencoba beberapa menu yang cukup beragam. Salah satunya Corned Beef Sandwich, yang tampil dengan potongan roti tebal berwarna keemasan, isian corned beef yang melimpah, acar timun, dan lelehan keju. Dari tampilannya saja sudah terlihat sebagai comfort food yang cukup mengenyangkan. Perpaduan daging yang gurih, keju yang creamy, serta rasa asam-segar dari acar membuat sandwich ini tidak terasa terlalu berat.
Ada juga Spicy Peanut Noodle yang cocok untuk penyuka mi dengan rasa gurih dan sedikit pedas. Saus kacangnya memberikan rasa creamy sekaligus nutty, sementara bumbu pedas membuat rasanya lebih "nendang". Menu ini terasa seperti comfort food dengan sentuhan Asia yang sederhana tetapi mudah dinikmati. Untuk menu penutup, kami mencoba Honey Butter Toast. Roti panggangnya terasa buttery dengan sentuhan manis madu, cocok disantap perlahan sambil menikmati minuman.
Foto: Daniel Ngantung/detikcom |
Untuk minuman, pilihan kami jatuh pada Lemon Citrus Glace Tea dan Purezza Sparkling. Lemon Citrus Glace Tea memberikan rasa citrus yang segar dan cocok menjadi penyeimbang setelah menyantap makanan yang gurih. Sementara Purezza Sparkling terasa lebih ringan dan menyegarkan. Keduanya cukup pas menemani suasana Oomju yang lebih cocok dinikmati santai ketimbang terburu-buru.
Secara keseluruhan, Oomju terasa seperti tempat yang menggabungkan restoran, café, dan ruang nongkrong dalam satu paket. Konsepnya juga bukan sekadar mengandalkan dekorasi, karena pengalaman memilih musik dari piringan hitam membuat pengunjung bisa ikut membangun suasana sendiri. Oomju saat ini juga hadir di dua lokasi, selain di Gafoy Kelapa Gading, hadir pula di Karet Tengsin. Fun fact, nama Oomju diambil dari panggilan sang chef sekaligus founder, Om Juan.
Foto: Daniel Ngantung/detikcom |
Hari itu, total yang kami bayarkan sekitar Rp 470.000. Dengan atmosfer yang cozy, interior vintage-modern, dan pengalaman unik memilih musik sendiri dari vinyl, Oomju bisa jadi pilihan buat yang mencari tempat makan sekaligus nongkrong dengan suasana yang lebih berkarakter di kawasan Kelapa Gading.
(dtg/dtg)
















































