10 Kebiasaan yang Bikin Susah Jadi Kaya, Jangan Dilakukan Jika Ingin Sukses

Anggi Mayasari - wolipop Sabtu, 23 Apr 2022 07:00 WIB
Asian beautiful women blogger are using the smartphone live streaming online with a shopping bag In the white room with cosmetics on table.Concept of online shopping business. Ilustrasi kebiasaan yang bikin susah jadi kaya. Foto: Getty Images/iStockphoto/bunditinay

Jakarta -

Setiap orang memiliki potensi untuk menjadi kaya. Namun, sayangnya mereka memiliki kebiasaan yang bikin susah jadi kaya.

Tanpa disadari kebiasaan yang bikin susah jadi kaya ini kerap dilakukan dan masih sering terjadi. Untungnya, jika kamu dapat mengidentifikasi dan memperbaiki kebiasaan buruk ini, maka kamu dapat mengubah caramu dan membangun kekayaan sejati. Mulai dari pembelian yang tidak direncanakan hingga banyak utang adalah contoh kebiasaan yang bikin kamu tetap miskin.

Lalu, apa saja kebiasaan yang bikin susah jadi kaya?

Berikut ini kebiasaan yang bikin susah jadi kaya dan tak boleh dilakukan:

1. Pembelian Impulsif

Mereka yang kesulitan keuangan seringkali merupakan tipe orang yang melakukan pembelian secara terus menerus dan tidak direncanakan dengan tepat. Pembelian impulsif dapat menyebabkan serangkaian masalah yang berbeda.

Banyak orang akan membenarkan pembelian yang tidak direncanakan ini dengan mengatakan bahwa membeli gadget baru atau bahwa barang tersebut bukan "keinginan" tetapi "kebutuhan". Tak hanya itu, pembelian mendadak ini, ketika memakai kartu kredit dapat menyebabkan orang membayar barang tersebut tanpa benar-benar memiliki dana untuk menutupi biayanya.

Masalahpun akan bertambah ketika kamu membelanjakan uang di luar rencana keuanganmu. Hal inilah kemudian menjadi salah satu kebiasaan yang bikin susah jadi kaya.

2. Penggunaan Kartu Kredit

Penggunaan kartu kredit tentu diperbolehkan jika dilakukan dengan bertanggung jawab dan sesuai kebutuhan. Namun, jika kamu menggunakan kartu kredit demi poin atau hadiah, ini bisa menjadi kebiasaan yang susah bikin kaya.

Hadiah mendorongmu untuk membelanjakan lebih banyak. Meskipun kamu mendapatkan barang diskon karena menggunakan kartu kredit, percayalah bahwa pengeluaranmu tetap membengkak karena tak semua barang tersebut sesuai kebutuhan.

3. Kebiasaan yang Bikin Susah jadi Kaya: Ikutan Gengsi

Ketika tetangga, teman, ataupun kerabat tampaknya memiliki semuanya, dorongan untuk menjadi seperti mereka dapat menutupi kecerdasan pengeluaranmu. Persaingan mengikuti adalah pemicu psikologis yang dapat menyebabkan pengeluaran, dan mengikuti gengsi demi terlihat 'waw' dengan anggota keluarga, tetangga, atau teman dapat membuat kamu mengeluarkan uang terlalu banyak.

Sementara beberapa orang tidak peduli untuk mengukur orang lain, itu bisa menjadi tantangan nyata bagi keluarga tertentu. Ketika seorang teman membeli kendaraan atau rumah baru, mengambil liburan mahal, atau bahkan memakai perhiasan mahal, itu dapat memicu perilaku kompetitif yang mengarah pada keputusan pengeluaran yang buruk.

4. Belanja Jadi Alasan Pelepas Stres

Sementara beberapa orang berolahraga atau mendengarkan musik untuk mengurangi stres, yang lain menemukan terapi dalam pengeluaran. Belanja ternyata bisa melepaskan endorfin di otak, mirip dengan aktivitas lain seperti olahraga, seks, bahkan makan cokelat. Sayangnya, seperti tiga hal itu, menghabiskan uang untuk merasa baik justru bisa membuat ketagihan. Belanja karena alasan melepas stres termasuk kebiasaan yang bikin susah jadi kaya.

Berbelanja untuk meningkatkan suasana hatimu menciptakan hubungan antara kebahagiaan. Tentu saja, jika kamu tidak bisa mengendalikan pengeluaran emosionalmu, kamu mungkin akan kesulitan untuk kaya. Temukan cara lain yang hemat biaya untuk mengurangi stres dan meningkatkan kebahagiaanmu.

(eny/eny)