5 Kerugian Finansial yang Bisa Terjadi karena Menolak Vaksin COVID-19

Rahmi Anjani - wolipop Senin, 16 Agu 2021 17:36 WIB
The doctor gives the vaccine against covid19 virus to a female patient Foto: Getty Images/bojanstory
Jakarta -

Pemberian vaksin COVID-19 sudah semakin meluas. Meski begitu, belum semua masyarakat mendapatkannya, termasuk karena yang menolak dengan berbagai alasan. Vaksin anti Corona memang tidak bisa benar-benar membuat kita kebal dengan paparan virusnya tapi dapat melindungi karena memperkecil risikonya. Selain lebih rentan terkena COVID-19, ini lima kerugian finansial yang bisa kamu hadapi jika tidak divaksin.

Dikenakan Denda
Sejak awal tahun, pemerintah sudah mulai memberikan vaksin COVID-19 massal untuk menekan angka penyebaran virus. Masyarakat diminta untuk menerima dua kali vaksin dan jika menolak mereka bisa menerima sanksi baik dari pemprov maupun pemerintah pusat. Dalam Perpres Nomor 99 Tahun 2020 mengenai vaksin, disebutkan bahwa orang yang menolak vaksin dapat dikenakan sanksi administratif maupun pidana.

Untuk DKI Jakarta sendiri, dalam Perda Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan COVID-19, orang yang sengaja menolak diobati atau divaksin bisa dipidana dengan denda paling banyak Rp 5 juta.

Bisa Dipecat
Berbagai laporan mengungkap sejumlah perusahaan besar yang mewajibkan pekerjanya untuk divaksin. Mereka yang menolak pun bisa dikeluarkan. Baru-baru ini CNN telah memecat tiga karyawan yang tidak divaksin tapi datang ke kantor. Sebuah rumah sakit di AS juga memberhentikan enam pekerjaanya yang juga tidak mau divaksin untuk alasan yang kurang jelas. Bukan tidak mungkin jika nantinya aturan serupa diterapkan di perusahaan kamu.

Terpapar Virus COVID-19
Menghindari vaksin COVID-19 bisa meningkatkan risiko tertular virus Corona. Jika kondisinya parah, hal tersebut tentu dapat menyebabkan kerugian finansial. Kamu harus membeli obat-obatan bahkan dirawat di rumah sakit yang butuh biaya dari kantong sendiri. Kamu pun bisa kehilangan penghasilan karena tidak bisa bekerja selama proses penyembuhan.

Harus Sering Tes PCR/Antigen
Kini berbagai tempat umum mengharuskan pengunjung untuk bisa membuktikan dirinya sudah divaksin. Orang yang belum vaksin bisa masuk tapi dengan tes swab PCR atau Antigen dengan hasil negatif. Tentu hal tersebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit apalagi jika harus melakukanya lebih dari sekali.

Ditolak Masuk Tempat Umum
Menerapkan protokol kesehatan dengan baik saja kini tidak cukup untuk bisa beraktivitas di tempat-tempat umum. Ditolak masuk pusat perbelanjaan dan tempat-tempat lain juga bisa merugikan kamu secara finansial. Kamu pun tidak akan bisa melakukan berbagai hal dengan bebas yang nantinya menghalangi diri dari mengembangkan karier dan penghasilan.

(ami/ami)