Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Harga Diprediksi Naik, Ini Alasan Investasi Hermes Lebih Untung Dibanding Emas

Kiki Oktaviani - wolipop
Rabu, 24 Des 2025 05:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

CANNES, FRANCE - MAY 24: Close-up view of a green crocodile pattern Hermes Birkin leather bag, on May 24, 2022 in Cannes, France. (Photo by Edward Berthelot/Getty Images)
Foto: Getty Images/Edward Berthelot
Jakarta -

Harga tas Hermes akan terus meroket dalam lima tahun ke depan. Fenomena ini tidak lepas dari eksklusivitasnya karena tidak sembarang orang bisa membeli tas ini, terutama untuk koleksi Birkin dan Kelly. Hanya mereka yang punya riwayat pembelian yang besar akan ditawari kesempatan untuk membeli tas terbatas tersebut.

Pelanggan setia Hermes pun bahkan tidak dapat memilih model Birkin yang mereka inginkan. Hermes mendistribusikan koleksi tas tertentu saja ke butik-butik. Proses yang terkenal tidak transparan itu yang dijuluki sebagai Hermes Game, yang justru semakin meningkatkan keinginan terhadap tas tersebut.

Untuk melewati Hermes Game dan mendapatkan tas idaman, para penggemar rela merogoh puluhan ribu dolar di pasar resale. Berkat statusnya sebagai barang eksklusif sekaligus investasi, nilai Birkin jauh melampaui harga aslinya sekitar US$12 ribu atau Rp 200 juta. Pakar Hermes menyebut nilai kenaikan harga tas Birkin bahkan melampaui emas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nilai resale, khususnya untuk tas Birkin dan Kelly, dalam 10 tahun terakhir telah melampaui emas," kata James Firestein, pendiri platform resell dan autentikasi barang mewah OpenLuxury, kepada Fortune.

Tas Hermes Birkin Pertama Milik Jane Birkin DilelangTas Hermes Birkin Pertama Milik Jane Birkin Dilelang Foto: Dok. Sotheby's

Sebelum mendirikan perusahaannya sendiri pada 2022, Firestein menghabiskan sepuluh tahun sebagai ahli autentikasi barang mewah, termasuk dua tahun sebagai direktur autentikasi di Rebag. Selama kariernya, ia menyaksikan Hermes Birkin yang nilainya terus melonjak.

ADVERTISEMENT

"Saya mengenal beberapa kasus di mana orang berhasil menggandakan uangnya dengan membeli tas ini 10 tahun lalu, lalu menjualnya hari ini dalam kondisi sempurna," ujarnya.

Bagi sebagian pembeli, Birkin bukan sekadar tas mewah, melainkan investasi bernilai tinggi. Dari pemilik Birkin yang pernah ia tangani, Firestein memperkirakan 75% benar-benar menggunakan tasnya, sedangkan 25% lainnya menyimpannya sebagai investasi.

"Ini mirip membeli karya Picasso dan menyimpannya di rumah, Anda bisa menikmatinya setiap hari, tetapi kemudian bisa dijual atau ditukar dalam beberapa tahun," kata Firestein.

Nilai tas Hermes dapat meningkat drastis seiring waktu, tergantung warna, material, dan kondisi. Permintaan di pasar secondhand tinggi karena menawarkan lebih banyak pilihan dibanding toko Hermes, di mana pelanggan hanya diperbolehkan satu kuota tas per tahun dan jarang bisa memilih model spesifik.

Firestein menyebut kenaikan nilai tertinggi yang ia lihat adalah Birkin Black Togo 30 yang nilainya dua kali lipat dalam lima tahun. Namun, kenaikan harga bisa dipengaruhi oleh tren dan permintaan yang berubah, sehingga tetap ada unsur risiko.

"Saya tidak menyarankan terjun pada investasi Hermes Birkin begitu saja saat ini. Tapi jika Anda membeli pada 2012 dan menjual 2019, itu cerita yang berbeda," ucapnya.

(kik/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads