Cara Memutus Mata Rantai Generasi Sandwich, Agar Tak Terhimpit Beban Keuangan

Gresnia Arela Febriani - wolipop Senin, 27 Jul 2020 10:50 WIB
sandwich generation Ilustrasi generasi sandwich. Foto: dok. istock.
Jakarta -

Generasi sandwich adalah mereka yang terhimpit beban membiayai kehidupan dirinya, anaknya dan orangtuanya. Kenapa disebut sebagai generasi sandwich, karena posisinya bagaikan isian sandwich yang terhimpit di sana-sini.

Dalam kondisi yang serba sulit tentu kamu ingin memutus mata rantai generasi sandwich. Wolipop pun berbincang dengan perencana keuangan dan psikolog untuk berbagi tips agar generasi kamu selanjutnya bisa mempersiapkan masa depan lebih baik.

Menurut perencana keuangan Bareyn Mochaddin, S.Sy., M.H., RPP cukup sulit memutus generasi sandwich yang sudah terjadi pada saat ini. Akan tetapi kamu bisa memutus mata rantai sandwich generation supaya hal ini tidak terjadi kepada anak-anak kamu nanti.

sandwich generationIlustrasi sandwich generation Foto: dok. istock.

"Caranya, mulai lakukan pengelolaan keuangan yang baik dan miliki perencanaan keuangan yang baik agar kamu memiliki sejumlah dana yang cukup untuk membiayai masa tua tanpa harus mengandalkan anak-anak kamu. Anak-anak kamu pun harus dibekali kemampuan yang baik dalam pengelolaan dan perencanaan keuangan agar tidak selalu bergantung hidup kepada orangtua meski sudah dewasa," ujar Bareyn saat dihubungi Wolipop, Kamis (23/7/2020).

Sedangkan menurut psikolog anak dan keluarga, Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si. keberadaan sandwich generation ini juga tidak terlepas dari budaya. Di beberapa budaya biasanya orangtua atau lansia hidup bersama dengan anaknya yang sudah punya anak.

"Dan di sinilah orang dewasa ini menjadi sandwich generation. Memang betul itu bisa dibilang berbakti, tetapi kadang-kadang karena tuntutan budaya. Memang di dalam budaya tersebut untuk merawat orangtua selain merawat anak-anaknya. Dan orangtua ini tidak menyiapkan dana pensiun karena meyakinidia bisa dirawat oleh anaknya," ucap psikolog yang akrab disapa Nina itu.

Nina menambahkan di sinilah pentingnya generasi sandwich mengatur manajemen kehidupannya, manajemen keuangan, waktu, ruang dan energinya. Pengaturan berbagai aspek kehidupan itu bisa memutus mata rantai dari generasi sandwich.

"Misalnya untuk yang lansia dia bisa bekerja sama dengan entah tetangga, kawan lansia, sisten rumah tangga dan lain-lain. Dan buat anaknya bekerja sama dengan guru sekolah, asisten rumah tangga atau tetangga. Penting sekali supaya bisa manajemen semuanya," katanya.

Bagaimana? Persiapkan lebih matang kondisi keuangan dalam jangka panjang agar kelak kamu bisa merasakan hasilnya.



Simak Video "Dear Bucin, Yuk Kenali 'Toxic Financialship' saat Berpacaran!"
[Gambas:Video 20detik]
(gaf/eny)