Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Contrast Makeup Theory: Teori Makeup Viral Bikin Riasan Lebih Cocok di Wajah

Almira Riva Az Zahra - wolipop
Sabtu, 14 Mar 2026 14:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Makeup Kontras
Foto: Getty Images/puhhha
Jakarta -

Teori serta tips dan trik seputar makeup memang banyak beredar di media sosial seperti TikTok. Ada yang gagal, tetapi ada juga yang berhasil dan tetap bertahan. Salah satunya adalah teori makeup kontras. Menurut Florian Hurel-salah satu hairstylist dan MUA selebriti asal Prancis-"teori ini mengukur perbedaan visual antara warna rambut, alis, dan mata, lalu menyesuaikannya dengan tingkat kontras yang tepat."

Menurut Tori Arthur, spesialis makeup pengantin asal Dubai, teori kontras ini mampu bertahan lama di tengah gempuran berbagai tren. Pasalnya, dengan menggunakan teori kontras, makeup setiap orang disesuaikan dengan karakter wajah masing-masing, bukan menggunakan satu gaya makeup yang sama untuk semua orang.

Biasanya, kontras paling terlihat dari perbedaan warna rambut dan kulit. Misalnya, jika seseorang memiliki rambut gelap dan kulit terang, maka tingkat kontrasnya tinggi dan cocok dengan makeup yang lebih bold. Sementara itu, jika warna kulit dan rambut memiliki rona yang serupa, maka akan lebih tepat menggunakan makeup yang lembut dan natural.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Contrast Makeup Theory

- Low Contrast

ADVERTISEMENT

Inti dari makeup untuk pemilik kontras wajah rendah adalah tampilan yang soft dan lembut. Warna-warna alami serta eyeliner yang tidak terlalu tegas akan terlihat sangat cocok. Selain itu, makeup dengan hasil akhir glossy atau satin juga sangat disarankan. Biasanya, kontras rendah dimiliki oleh mereka yang memiliki kulit cerah hingga medium dengan warna rambut yang terang.

- High Contrast

Sebaliknya, orang dengan kontras wajah tinggi cenderung cocok dengan tampilan yang lebih tegas, tetapi tetap seimbang. Jika ingin menonjolkan riasan mata, maka produk bibir yang digunakan sebaiknya lebih lembut. Sebaliknya, jika riasan mata dibuat lebih sederhana, lipstik yang digunakan bisa lebih bold. Hurel juga menyarankan penggunaan eyeliner yang lebih tipis agar keseluruhan tampilan tidak terasa terlalu berat.

- Medium Contrast

Ada pula kontras sedang yang tergolong paling fleksibel. Menurut Hurel, menaikkan shade satu atau dua tingkat dari warna asli bisa menjadi kunci untuk makeup dengan kontras sedang, baik untuk alis maupun bibir.

Meski demikian, menurut Arthur, makeup yang baik seharusnya tetap terasa serasi, sesuai kebutuhan, dan tidak kaku mengikuti aturan. Memperhatikan tekstur produk yang digunakan juga penting-apakah lebih cocok menggunakan hasil akhir yang mengilap dengan glitter, atau yang matte dan lebih pekat.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads