Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Viral Pernyataan Dokter Tentang Pakai Krim Mata Hanya Buang-buang Uang

Kiki Oktaviani - wolipop
Senin, 20 Jan 2025 07:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Close up smiling young woman wearing white t-shirt doing facial massage, applying moisturizing cream on under eye skin, looking in mirror, standing in bathroom, enjoying skincare procedure
Ilustrasi Foto: Getty Images/iStockphoto/fizkes
Jakarta -

Perawatan kulit adalah industri besar yang menarik perhatian banyak orang yang ingin memiliki kulit sehat dan bebas masalah. Namun, seorang dokter baru-baru ini mengeluarkan peringatan tegas kepada masyarakat agar berhenti menghabiskan uang pada produk kecantikan yang tidak memberikan hasil sesuai harapan, terutama untuk krim mata.

Lingkaran hitam di bawah mata adalah masalah yang sering dialami banyak orang. Penyebabnya beragam, mulai dari faktor genetika, kurang tidur, stres, alergi, hingga gaya hidup yang kurang sehat. Meski demikian, bagi sebagian orang, lingkaran hitam ini lebih bersifat genetis dan sulit diatasi hanya dengan skincare.

Dr. Ree Adel, seorang dokter yang aktif di TikTok, baru-baru ini membagikan pandangannya mengenai efektivitas krim mata untuk mengatasi lingkaran hitam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya harus jujur, jika Anda memiliki lingkaran hitam dan berpikir bahwa krim mata saja akan memperbaikinya, itu tidak akan terjadi," ungkapnya.

Dr. Ree menjelaskan bahwa pesannya ini ditujukan khusus bagi mereka yang memiliki lingkaran hitam karena faktor genetis, yang biasanya diwariskan dari orang tua atau kakek-nenek.

ADVERTISEMENT

"Jangan salah paham, krim mata bisa membantu, terutama jika mengandung retinol, SPF, atau vitamin C. Namun, solusi nyata untuk lingkaran hitam genetis biasanya melibatkan prosedur seperti laser atau PRP (Platelet-rich plasma)," sarannya.

PRP atau Platelet-rich plasma adalah prosedur yang menggunakan darah pasien sendiri untuk mempromosikan penyembuhan dan peremajaan. Dalam dunia kecantikan, PRP sering digunakan untuk perawatan wajah dan dikenal dengan julukan 'vampire facial.'

Dr. Ree mengingatkan bahwa menghabiskan ratusan ribu atau bahkan jutaan rupiah untuk krim mata dengan harapan dapat menghilangkan lingkaran hitam sepenuhnya adalah langkah yang keliru.

"Ini membutuhkan kombinasi perawatan. Jadi, jika Anda mengeluarkan uang banyak untuk krim mata dengan harapan semua masalah akan terselesaikan, Anda akan kecewa," ujarnya.

Pernyataan Dr. Ree mendapatkan berbagai tanggapan dari netizen.

"Setuju, tidak ada krim mata yang membantu lingkaran hitam saya," komentar netizen.

Sementara itu, netizen lain berbagi pengalaman kurang menyenangkan dengan PRP, "Saya tidak akan pernah melakukan PRP lagi. Pembengkakannya parah, saya bahkan tidak bisa melihat diri sendiri di cermin, dan butuh beberapa kali perawatan untuk melihat hasilnya."

(kik/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads