7 Jenis Parfum Berdasarkan Karakter Aroma, Floral Hingga Woody
Parfum dengan aroma tertentu dapat memperkuat karakter pemakainya. Ada yang menyukai wewangian woody yang kuat, ada pula yang memilih aroma floral dengan kesan feminin.
Selain makeup, parfum memang berperan penting untuk menghadirkan kesan tertentu pada seseorang. Memilih parfum berdasarkan jenis aroma akan menjadi penting jika kamu mementingkan persona yang ingin ditampilkan di depan orang.
Maka sebelum menentukan parfum yang akan dibeli, tentukan terlebih dahulu karakteristik aroma yang kamu inginkan. Secara umum, ada delapan jenis aroma parfum berdasarkan karakteristiknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Floral
Kate Spade Bloom. Foto: Dok. Luxasia |
Floral mengacu pada aroma bunga dan paling umu dipakai dalam wewangian. Aroma dasar parfum floral umumnya mawar, melati, peony, lily, lavender, ylang ylang atau gardenia. Kesan dari aroma floral adalah romantis dan feminin.
2. Fresh (Citrus, Green, Aquatic)
Foto: Dok. Brand |
Parfum yang masuk kategori ini memiliki aroma yang segar dan ringan seperti jeruk, daun hijau atau air laut. Karakternya lebih energetik dan biasanya unisex, atau bisa dipakai pria maupun wanita.
3. Oriental
Parfum, minyak wangi. Foto: Freepik |
Parfum oriental menawarkan aroma lebih kaya dan intens dengan dominan kesan hangat. Misalnya saja vanilla, amber atau rempah-rempah. Menyemprotkannya untuk acara malam hari atau pesta akan memberi kesan misterius dan sensual.
4. Woody
Foto: Instagram |
Parfum dengan karakter woody memiliki ciri khas aroma kayu-kayuan, seperti kayu cedar, kayu ek, bambu, mahogani, hingga vetiver. Aroma ini memberi kesan elegan, mewah dan maskulin.
5. Fruity
Foto: dok. Bvlgari |
Aroma buah cenderung segar dan memberi kesan playful seperti apel, pir, beri atau persik. Nuansa manis dan girlie juga terpancar saat memakai parfum aroma fruity.
6. Gourmand
Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2 |
Aroma gourmand dalam parfum merujuk pada wewangian yang terinspirasi dari makanan manis atau pencuci mulut. Komposisinya sering mengandung notes seperti vanila, karamel, cokelat, madu, almond, kopi, atau praline, menciptakan sensasi hangat, lezat, dan menyamankan.
7. Leather
Ferragamo Red Leather. Foto: Dok. Ferragamo |
Aroma leather dalam parfum terinspirasi oleh bau kulit asli yang sering diasosiasikan dengan barang-barang seperti jaket kulit, pelana, tas atau sepatu kulit. Wewangian ini biasanya memiliki karakter yang dalam, hangat, dan maskulin, meskipun ada juga yang unisex. Nuansanya smoky, woody atau balsamic.
(hst/hst)
Fashion
Ingin Tampil Feminin dan Lebih Stylish dengan Bawahan Rok? Cek Koleksi Menariknya di Sini!
Fashion
Pilihan Aksesori Simpel yang Bikin Gaya Kamu Terlihat Lebih Keren
Fashion
Cari Dompet Kulit Awet Biar Bisa Dipakai Lama? Produk dari ROUNN Ini Bisa Jadi Jawabannya
Health & Beauty
Dua Serum PDRN Favorit Banyak Orang, Fokus Regenerasi dan Hidrasi Kulit!
Niat Cantik Berujung Maut, Ibu 2 Anak Meninggal Usai Oplas Bokong & Perut
Era Glitchy Glam 2026, Saat Kecantikan Tidak Sempurna Justru Jadi Tren
Mengenal Lactic Acid, Bahan Skincare AHA yang Aman dan Lebih Ramah Kulit
Kenapa Ada Jerawat di Dagu? Pahami Penyebab hingga Cara Mengatasinya
Ini Tren Lipstik 2026 yang Patut Dicoba, Smoky Rose hingga Cherry Red
Potret George Clooney dan Istri yang Kini Jadi WN Prancis, Disindir Trump
7 Foto Mesra Manohara Dengan Pacar Baru YouTuber Asal Denmark
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
6 Artis Libur Tahun Baru 2026 ke Luar Negeri Bareng Pacar, Makin Lengket


















































