Benarkah Musim Hujan Tidak Perlu Pakai Sunscreen?
Musim hujan tiba, matahari tak seterik biasanya. Benarkah musim hujan tidak perlu memakai sunscreen?
Mungkin kamu merasa tidak memerlukan sunscreen saat musim hujan karena tak ada matahari muncul. Namun penting diingat bahwa tabir surya sangat penting untuk melindungi kulitmu dari penuaan dini dan kanker kulit yang sering kali merupakan akibat langsung dari radiasi ultraviolet atau UV matahari.
Mengutip Mayo Clinic, banyak orang di Amerika Serikat didiagnosis menderita kanker kulit setiap tahun dibandingkan semua kanker lainnya jika digabungkan. Pada usia 70 tahun, setidaknya 1 dari 5 orang di AS menderita kanker kulit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sunscreen juga tidak semata-mata untuk melindungi dari sinar matahari tapi juga mengatasi kerutan, bintik hitam, hingga kulit kasar setelah kerusakan terjadi. Jadi pencegahan menjadi kuncinya. Salah satunya dengan menggunakan sunscreen secara rutin.
Jadi, benarkah musim hujan tidak perlu pakai sunscreen? Jawabannya tidak benar.
Alasan Tetap Butuh Sunscreen Saat Musim Hujan
Faktanya, kalau matahari terbit dan kamu berada di luar ruangan, kulit tetap terpapar radiasi UV. Bahkan pada hari mendung, 90% sinar matahari masih dapat menembus kulitmu.
Jika terkena paparan sinar matahari terus-menerus dalam jangka waktu yang lama, hal itu dapat menyebabkan atau memperburuk hiperpigmentasi. Selama hari-hari hujan, matahari memang bersembunyi di balik awan tapi sinar UVA tidak terbatas pada awan.
Sinar tersebut mampu menembus awan dan juga mencapai permukaan bumi. Di sisi lain, sinar UVB juga berpotensi merusak kulit. Air, pasir, dan salju dapat memantulkan sinar matahari yang membuat kulitmu terpapar sinar UV tidak langsung.
Apa pun cuaca atau musimnya, mengoleskan sunscreen setiap hari merupakan suatu keharusan. Jadi, apakah sunscreen diperlukan saat musim hujan? Perlu, ini menyimpulkan fakta bahwa perlindungan matahari tidak boleh dilewatkan.
Tips Memilih Sunscreen Saat Musim Hujan
Ilustrasi sunscreen. Foto: Getty Images/iStockphoto/PeopleImages |
1. Tahan air
Selama musim hujan, semuanya harus tahan air! Dan ya, ada tabir surya yang memiliki sifat tahan air. Formulasi semacam ini tidak menyebabkan hilangnya kelembapan dari kulit dan tidak cepat luntur.
2. Tekstur berbasis gel
Sebagian besar tabir surya memberikan rasa lengket dan memperparah rasa berminyak di cuaca lembap dan basah. Oleh karena itu, pilihlah sunscreen yang menawarkan tekstur berbasis gel. Ini memberimu hasil akhir yang halus dan lembut.
3. Label 'non-comedogenic'
Foto: Getty Images/panaya chittaratlert
4. Perlindungan spektrum luas
Foto: Getty Images/iStockphoto/artiemedvedev
Kamu memerlukan tabir surya yang melindungimu dari kedua jenis sinar tersebut. Jadi, carilah yang memberikan 'perlindungan spektrum luas'. Semakin tinggi SPF, semakin baik perlindungannya.
Disarankan untuk menggunakan SPF 30 atau lebih tinggi demi kesehatan kulitmu.
5. Peringkat PA
Foto: Getty Images/panaya chittaratlert
Peringkat PA menandakan tingkat perlindungan terhadap sinar UVA, khususnya. Semakin banyak plus yang ada pada peringkat PA, semakin baik pula perlindungan tabir surya tersebut.
PA+ = Perlindungan UVA.
PA++ = Perlindungan UVA sedang.
PA+++ = Perlindungan UVA tinggi.
PA++++ = Perlindungan UVA sangat tinggi.
Setelah memahami alasan mengapa musim hujan tetap perlu pakai suncreen, kulitmu akan tetap terlindungi sepanjang tahun, baik di musim panas maupun musim hujan. Jangan lupa untuk selalu mengaplikasikan sunscreen secara merata sebelum beraktivitas dan mengulanginya sesuai kebutuhan.
Pakaian Pria
Sholat Jumat Tetap Rapi Tanpa Effort, 2 Kemeja Ini Nyaman Dipakai dan Tetap Sopan
Pakaian Pria
Masuk Kerja Lagi Setelah Lebaran? Upgrade Tampilan dengan Kemeja Batik yang Lebih Fresh
Hobi dan Mainan
Rekomendasi Kertas HVS A4 75gr 1 Rim untuk Printer Harian dan Fotocopy
Hobi dan Mainan
Kalau Foto di HP Terlalu Biasa, Kamera Instax Ini Punya Cara Lebih Seru Menyimpan Kenangan
Foundation atau Concealer Dulu? Ini Urutan Makeup yang Disarankan MUA
Heboh Tren Setting Powder Warna Hijau, Apa Fungsinya?
Sering Jerawatan & Kemerahan? Bisa Jadi Radang Kulit, Ini Solusinya
D&G Rilis Ulang Parfum The One Setelah 20 Tahun, Hadirkan Aroma Intens
6 Tips Makeup Lebaran Praktis yang Tahan Lama saat Silaturahmi
Tak Hanya Gen Z, Milenial Kini Adopsi Tren 'Soft Living' karena Burnout
Foto: Gemerlap Gaya Seleb Dunia di Acara Bvlgari, Dua Lipa Hingga Liu Yifei
Gaya 'Kembar' Alyssa Daguise, Tissa Biani & Mulan Jameela Rayakan Lebaran
Foto: Gaya Nostalgia Miley Cyrus yang Edgy di Perayaan 20 Tahun Hannah Montana












































