Serena Williams Pakai ASI Obati Kulit Terbakar Matahari, Ini Kata Dokter
Serena Williams mengalami sunburn yang menyebabkan kulit bawah matanya jadi kehitaman. Untuk mengatasi kondisi kulit yang terbakar sinar matahari itu, petenis ini menggunakan ASI-nya sendiri.
Ibu dua anak ini mengunggah video di TikTok yang memperlihatkan dirinya memegang botol kecil berisi ASI. Meskipun awalnya menyebut bahwa perawatan kulit yang dilakukannya itu aneh, tapi menurutnya trik ini berhasil mengobati sunburn.
"Oke, apakah ini benar-benar aneh??? Saya harus mengatakan setelah seminggu memakai ASI di bawah mata saya - itu berhasil," ujarnya di unggahan TikTok yang kini telah dilihat lebih dari 59 ribu kali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sangat ingin mendengar pendapat Kalian. Bersikap baiklah lol," lanjutnya.
@serena Ok is this totally weird??? I have to say after a week of using MY breast milk under my eye - it worked! I'm dying to hear your thoughts. Be nice lol 🙈 #momsoftiktok #fyp #foryourpage #serenawilliams #life #beauty #motherhood #momhumour #moms ♬ original sound - Serenawilliams
Dalam video tersebut, atlet 42 tahun ini tampak mengocok botol berisi ASI lalu menuangkannya ke atas tisu. Setelah itu, tisu tersebut diusapkan secara lembut di bawah matanya.
Serena menjelaskan bahwa kulit bawah matanya mengalami sunburn karena perawatan kecantikan yang sedang dijalaninya. Belum lama ini dia menggunakan produk skincare mengandung retinol yang membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari.
"Kulit bawah mataku benar-benar terbakar... Jangan tanya," katanya.
Serena akan mencoba memakai ASI-nya sendiri sebagai perawatan kulit selama satu minggu, dan sudah tak sabar untuk melihat hasilnya.
"Mereka bilang, pakailah ASI untuk segala hal dan saya punya kelebihan stok ASI, jadi saya akan mencobanya selama seminggu atau lebih dan melihat bagaimana hasilnya," ujarnya.
Seperti dikutip dari situs Preen, ahli kecantikan kulit dr. Tanya Perez-Chua menjelaskan bahwa cairan ASI yang dioleskan pada kulit sebenarnya tidak bisa diandalkan sebagai skincare. Dia mengungkapkan bahwa nutrisi yang terkandung dalam ASI terbukti hanya bekerja saat tertelan dan belum ada bukti ilmiah yang membuktikan efektivitas penyerapan ASI ke kulit.
"Kulit memiliki pelindung yang bertujuan untuk melindungi diri dari lingkungan, jadi tidak semua yang dioleskan pada kulit akan terserap," ujar Tanya.
"Protein bioaktif dalam ASI memberikan perlindungan dari serangan mikroba dan perlindungan kekebalan, membantu fungsi pencernaan, membantu perkembangan usus dan berfungsi sebagai pembawa nutrisi lain saat tertelan. Tak satupun dari manfaat tersebut terjadi saat kamu menerapkannya pada kulit," pungkasnya.
(hst/hst)
Home & Living
Bingung Simpan Sepatu yang Numpuk? Cek Rekomendasi Rak Sepatu Anti Debu & Hemat Tempat di Sini!
Pakaian Wanita
Nggak Perlu Mahal-Mahal Nails Art! Pakai Fake Nails Ini untuk Tampilan Kuku Lebih Cantik
Olahraga
Latihan Harian atau Game Akhir Pekan, Ini 3 Bola Voli yang Tetap Nyaman di Lapangan
Hobi dan Mainan
Commuting Tiap Hari atau Sering Butuh Fokus? Soundcore by Anker Q20i Bisa Redam Bising dan Nyaman Dipakai Seharian
Angular Bob Jadi Tren Lagi, Bob Tajam ala Victoria Beckham Kembali Populer
Jerawat Tak Kunjung Hilang? Coba 7 Rangkaian Skincare Ini
Tren Rambut 2026: Baby Bob, Model Bob Pendek yang Cocok untuk Rambut Keriting
Cara Menghilangkan Jerawat: Lakukan 3 Resolusi Kecantikan Ini di 2026
Brand K-Beauty Rilis Cleansing Pad, Cara Praktis Membersihkan Wajah
Penampilan Terbaru Zheng Shuang, Aktris China yang Diboikot karena Sewa Rahim
Heboh Wanita 'Nyemplung' di Kolam Tetangga Tanpa Busana, Ingin Jadi Mermaid
Ramalan Zodiak 10 Januari: Libra Lebih Teliti, Scorpio Masih Boros
Potret Cantik Putri Denmark yang Viral Dijodohkan dengan Putra Donald Trump











































