Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Apa Itu Jerawat Pasir? Penyebab dan Cara Menghilangkanya

Anggi Mayasari - wolipop
Jumat, 01 Des 2023 17:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Forehead of a teenage boy with pimples
Foto: Getty Images/pepifoto
Jakarta -

Kamu memiliki benjolan kecil dalam jumlah banyak di wajah? Itu adalah jenis jerawat pasir yang disebabkan oleh produksi sebum yang terlalu banyak, atau sel kulit mati yang menghalangi sebum mencapai permukaan. Simak penjelasan lebih lanjut tentang apa itu jerawat pasir dan cara menghilangkannya di bawah ini

Jerawat pasir dapat terlihat seperti benjolan kecil di bawah permukaan kulit atau menonjol melalui kulit seperti butiran pasir. Ketika jerawat pasir terbentuk, bakteri yang biasanya hidup tidak berbahaya di permukaan kulit dapat mulai tumbuh di dalam folikel. Peradangan terjadi, menyebabkan jerawat.

Jerawat pasir biasanya terbentuk di dahi dan dagu, tapi juga dapat muncul di lengan atas, punggung atas, atau di mana pun yang memiliki folikel rambut. Jenis jerawat ini cenderung menjadi pemicu komedo hitam dan komedo putih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa Itu Jerawat Pasir?

Tepat di bawah permukaan kulit, di sebagian besar tubuh, terdapat kelenjar sebaceous kecil yang menghasilkan zat berminyak yang disebut sebum. Wajah, leher, bahu, dada, dan punggung cenderung mengandung lebih banyak kelenjar sebaceous dibandingkan bagian tubuh lainnya.

Sebum cenderung naik ke permukaan melalui pori-pori di sekitar folikel rambut. Sebum membantu melumasi dan melindungi kulit , pada dasarnya membuat kulit kedap air. Ketika kelenjar memproduksi sebum dalam jumlah yang tepat, kulit terlihat sehat. Terlalu sedikit sebum dapat menyebabkan kulit kering dan pecah-pecah. Terlalu banyak sebum dalam folikel dapat menyebabkan sumbatan mengeras, yang kemudian dapat menyebabkan berbagai bentuk jerawat.

Jerawat pasir, atau komedo milium, adalah jenis jerawat yang muncul sebagai benjolan kecil, keras, dan berwarna putih atau kuning di bawah permukaan kulit. Jerawat pasir terbentuk ketika pori-pori kulit tersumbat oleh kumpulan sel kulit mati atau minyak berlebihan.

ADVERTISEMENT

Biasanya, jerawat pasir tidak meradang dan tidak menimbulkan rasa sakit. Penyebabnya dapat bervariasi, termasuk produksi sebum berlebihan, sel kulit mati yang menyumbat pori-pori, atau ketidakseimbangan hormon.

Cara Menghilangkan Jerawat Pasir

Semua jenis jerawat dimulai dengan pori-pori tersumbat. Untuk membantu mencegah penumpukan minyak dan kulit mati di pori-pori, cuci muka dengan sabun dan air setiap hari. Gunakan pembersih wajah yang lembut dan jaga kebersihan seluruh tubuh, terutama area yang rentan berjerawat.

Berikut adalah cara menghilangkan jerawat pasir yang bisa dilakukan:

1. Eksfoliasi

Jika kamu memiliki jerawat pasir, pengelupasan sel kulit mati dengan lembut dapat membantu mencegah jerawat bertambah parah. Untuk menghilangkan jerawat pasir dengan cara eksfoliasi, kamu bisa memulai dengan membasahi wajah pakai air hangat. Kemudian oleskan scrub eksfoliasi dengan lembut selama sekitar satu menit. Bilas dengan air hangat dan tepuk-tepuk lembut kulit hingga kering.

2. Skincare Berbahan Tertentu

Perawatan topikal harian, seperti salep glikolat dan asam salisilat, dapat membantu menghilangkan jerawat pasir. Perawatan kulit tanpa resep lainnya, seperti benzoil peroksida, yang membunuh bakteri mungkin bisa membantu.

Beberapa pilihan skincare dengan kandungan retinol direkomendasikan untuk menghilangkan jerawat pasir. Retinol biasanya direkomendasikan untuk kulit yang sensitif.

Sebaiknya juga mencari produk perawatan kulit berlabel "noncomedogenic" atau "nonacnegenic", karena tidak akan menyebabkan lebih banyak penyumbatan pori. Jerawat yang parah mungkin memerlukan resep antibiotik yang kuat, seperti tetrasiklin atau eritromisin.


3. Cobalah Pengobatan Oral

Jerawat pasir parah yang tidak dapat diobati dengan skincare topikal mungkin memerlukan obat oral, seperti isotretinoin. Hal ini mengurangi ukuran kelenjar sebaceous untuk mengurangi produksi sebum, dan meningkatkan jumlah kulit yang terkelupas.

Meskipun isotretinoin bisa sangat efektif, ini adalah obat dengan beberapa potensi efek samping yang serius. Wanita hamil tidak boleh mengkonsumsinya, karena dapat menyebabkan cacat lahir. Efek samping lainnya adalah depresi. Siapa pun yang mengonsumsi obat ini harus diawasi dengan cermat oleh dokter.

Penting untuk menghindari memencet atau menggaruk jerawat pasir, karena tindakan ini dapat merusak jaringan kulit, menyebabkan peradangan, dan meningkatkan risiko infeksi.Jika kebersihan kulit yang baik, memakai produk skincare yang dijual bebas, dan perubahan gaya hidup tidak memperbaiki kondisi kulit, kamu harus menemui dokter kulit.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads