ADVERTISEMENT

Penampakan Wanita yang Gagal Filler, Wajah Bengkak dan Hampir Buta

Kiki Oktaviani - wolipop Jumat, 30 Des 2022 17:15 WIB
Giuseppina Baccarella Foto: dok. Instagram/@10_years_botched
London -

Seorang wanita Inggris mengaku 10 tahun terakhir hidupnya seperti di neraka setelah melakukan filler di wajah. Wanita bernama Giuseppina Baccarella atau yang dikenal Jo mengalami komplikasi karena efek dari prosedur kecantikan tersebut.

Wanita 45 tahun itu hidup dengan wajah bengkak di bawah matanya hingga menutup area matanya. Jo khawatir dia menjadi buta.Tak hanya penampilan fisik yang tidak ideal, Jo juga menderita migrain terus-menerus. Dia juga menderita kecemasan dan depresi.

Di 2008, Jo melakukan filler di wajah dengan menggunakan sebuah zat yang jarang digunakan sebagai filler. Namun klinik kecantikan tersebut menyakinkannya bahwa zat tersebut dapat membuat wajah lebih indah.

"Mereka mengatakan itu adalah zat yang biasa digunakan di NHS untuk membantu para korban AIDS dalam hal membuat wajah mereka montok. Kami merasa itu aman dan terjamin dan hal yang benar untuk dilakukan, tetapi itu adalah hal terburuk yang dilakukan ketika bereaksi berlebihan," ungkap Jo, seperti dikutip dari Daily Star.

Di 2012, komplikasi yang dirasakan Jo semakin parah. Jo mengatakan bahwa ia kesulitan mencari ahli bedah plastik yang bersedia merekonstruksi wajahnya. Sejak saat itu, dia sudah menjalani 20 operasi.


"Kamu bisa membayangkan roller coaster emosional yang aku alami dan itu benar-benar menghancurkan hidupku. Aku telah menjalani sekitar 20 operasi, beberapa dari itu tidak berjalan dengan baik, seperti dua langkah maju dan satu langka kemunduran," ungkap Jo.

Dalam upaya untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya operasi plastik dan prosedur kosmetik, Jo membuat halaman Instagram yang didedikasikan untuk mereka yang menderita infeksi dan reaksi negatif terhadap filler. Instagramnya itu bernama @10_years_botched. Di keterangan profilnya, Jo menuliskan 'hindari filler permanen.'

"Di masa depan aku ingin membantu mereka yang mengalami trauma dan membantu orang sembuh karena sangat sulit," ungkap Jo.

"Aku ingin Instagramku bisa meningkatkan kesadaran tentang operasi plastik. Ketika semuanya berjalan dengan baik, semua akan bahagia, tetapi ketika ada yang salah, kamu tidak akan didukung dan itu terasa seperti neraka. Operasi pembaruan tidak murah dan itu tidak mudah," tambah Jo.



Simak Video "Foto Filler Hidung Kekeyi Jadi Sorotan"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)