Apa Itu Filler Payudara? Ini 4 Penjelasan Dokter Kecantikan
Filler payudara belakangan banyak dibicarakan dan menjadi kontroversi. Lantaran, ada beberapa kasus yang mengungkap bahwa filler di payudara berisiko.
Misalnya saja kasus model Monica Indah yang melakukan filler payudara di klinik abal-abal. Prosedur yang dilakukannya tersebut berakhir miris. Monica mengungkapkan bahwa payudaranya jadi berlubang.
Belum lagi ada kasus dokter gadungan di Jakarta Barat yang menyuntikkan filler di payudara menggunakan bahan silikon. Silikon diketahui merupakan bahan ilegal dan tidak tepat untuk dimasukkan ke tubuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Inilah empat penjelasan dari ahli kecantikan soal filler payudara:
1. Filler Bukan untuk Memperbesar Payudara
Ahli kecantikan dari Miracle Clinic, dr. Renny Rosalita Dipl. A3M menjelaskan bahwa filler tidak tepat dijadikan sebagai prosedur pembesaran payudara. Filler bekerja untuk mengisi kekosongan, bukan menambah volume yang besar. Jika filler untuk payudara, maka memicu risiko.
"Kandungan filler cenderung aman, namun jika dilakukan dalam jumlah besar maka akan menimbulkan risiko yang besar. Penyuntikan filler di payudara tidak pada tempatnya," ujar dr. Renny kepada Wolipop, Rabu (7/4/2021).
2. Filler Harus Dilakukan oleh Dokter
Prosedur filler harus dilakukan oleh dokter. Jika dilakukan oleh sembarang orang, maka bisa berbahaya. Risikonya adalah penyumbatan pembuluh darah yang bisa menyebabkan memar.
3. Filler dengan Jaminan BPOM
dr. Renny pun menjelaskan bahwa pasien jangan ragu bertanya kepada klinik kecantikan untuk menanyakan tentang produk filler yang akan disuntikan. Pastikan sudah ada standarisasi yang telah diakui BPOM.
"Selain itu tanyakan juga expired datenya. Jika dilakukan di klinik yang kredibel, pasti dokter tidak akan menutupi tentang informasi dari filler tersebut. Pasien pun punya hak untuk bertanya banyak hal." ungkap dr. Renny.
4. Filler Beda dengan Silikon
Baru-baru ini heboh kasus dokter gadungan di Jakarta Barat yang menyuntikkan filler berbahan silikon ke payudara dua orang model. dr. Renny menjelaskan bahwa filler dan silikon adalah dua bahan yang berbeda.
"Filler bahannya hyaluronic acid yang bisa hilang di tubuh. Tubuh kita punya enzim yang bisa menghancurkan itu. Segala sesuatu yang bisa dihancurkan tubuh aman. Sementara silikon dipakai zaman dulu, tapi setelah ada banyak penelitian, silikon dinyatakan berbahaya dan telah ditinggalkan," ungkap dr. Renny.
(kik/kik)
Health & Beauty
Mykonos Hawaiian Crush Extrait de Parfum, Parfum Wangi Tropis yang Bikin Mood Naik!
Elektronik & Gadget
Airbot X40 Master, Robot Vacuum Super Pintar untuk Rumah Bersih Tanpa Ribet!
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Jerawat Tak Kunjung Hilang? Coba 7 Rangkaian Skincare Ini
Tren Rambut 2026: Baby Bob, Model Bob Pendek yang Cocok untuk Rambut Keriting
Cara Menghilangkan Jerawat: Lakukan 3 Resolusi Kecantikan Ini di 2026
Brand K-Beauty Rilis Cleansing Pad, Cara Praktis Membersihkan Wajah
Blush On Tak Bisa Asal Pakai, Ini Cara Aplikasinya Sesuai Bentuk Wajah
7 Potret Aurelie Moeremans Tetap Cantik Pamer Baby Bump yang Makin Besar
Ramalan Shio 2026
Hoki! 5 Shio Ini Diprediksi Sukses di Tahun Kuda Api 2026, Cek Peruntunganmu
Sinopsis SAS: Red Notice di Bioskop Trans TV Hari Ini
7 Fakta Menarik Drama China Speed and Love, Chemistry Pemainnya Disorot











































