Wanita 19 Tahun Meninggal Setelah 14 Bulan Koma karena Operasi Payudara

Hestianingsih - wolipop Kamis, 15 Okt 2020 05:30 WIB
Emmalyn Nguyen Emmalyn Nguyen. Foto: Instagram/@emmxlyn
Colorado -

Seorang wanita asal Colorado, Amerika Serikat, harus meregang nyawa karena prosedur kecantikan yang salah. Dia meninggal dunia setelah operasi pembesaran payudara.

Emmalyn Nguyen, nama wanita tersebut, sempat koma selama 14 bulan pascaoperasi sebelum meninggal pada 4 Oktober 2020. Kabar kematian Emmalyn baru diumumkan keluarganya saat pemakaman, Minggu (11/10/2020).

Peristiwa naas itu bermula ketika Emmalyn, yang saat itu masih berusia 18 tahun, melakukan operasi pembesaran payudara pada 1 Agustus 2019. Ia membayar biaya operasi sebesar Rp 88,4 juta hasil dari uang yang dikumpulkannya sendiri.

Namun operasi estetika tersebut rupanya tak berjalan baik. Menurut pengacara keluarga David Woodruff, perawat yang bertugas memberikan anestesi kepada Emmalyn, meninggalkannya selama 15 menit dan ketika kembali ke ruang operasi tubuh sang pasien sudah membiru.

Emmalyn NguyenEmmalyn Nguyen Foto: Instagram/@emmxlyn

Seperti diberitakan Nextshark, prosedur pembesaran payudara tetap berjalan dan memakan waktu hingga lima jam. Operasi selesai, tapi Emmalyn tidak kunjung sadar.

Saat itu dokter hanya mengatakan pada Lynn Fam, ibu yang Emmalyn yang menungguinya selama operasi, bahwa puntrinya hanya perlu waktu lebih lama karena usianya masih muda. Sampai akhirnya kondisi Emmalyn mulai mengkhawatirkan dan perawat anestesi yang bernama Rex Meeker akhirnya menelepon ambulans.

"Dia tidak sadar. Kami sudah memeriksanya. Kami memperkirakan skor Glasgow antara 6 atau 7," terang David, mengulangi ucapan Rex.

Glasgow Coma Scale (GCS) adalah skala yang digunakan untuk mengetahui tingkat kesadaran seseorang. Pasen bisa dinyatakan berada dalam kondisi koma jika skor GCS hanya berada di skala 3 - 8.

Petugas medis yang datang ke klinik langsung memberikan pertolongan darurat dengan CPR, tapi wanita berdarah Vietnam itu tidak juga bangun. Emmalyn pun langsung dilarikan ke rumah sakit.

Emmalyn NguyenEmmalyn Nguyen Foto: Instagram/@emmxlyn

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan bahwa Emmalyn mengalami henti jantung dua kali dan kerusakan otak saat operasi masih berlangsung. Keluarga menuding Rex Meeker tidak melakukan prosedur yang tepat dan tidak memonitor kondisi pasien setelah pemberian anestesi.

Kelalaian tersebut membuat Emmalyn berada pada kondisi vegetatif atau gangguan fungsi otak kronis yang membuat dirinya tak bisa berjalan, bicara atau makan sendiri. Keluarga memutuskan membawanya ke rumah perawatan agar mendapat pemantauan 24 jam.

Selama berada di rumah perawatan Emmalyn makan melalui selang dan dibantu mesin oksigen agar bisa bernapas. Lebih dari satu tahun hanya bisa terbaring di tempat tidur, Emmalyn sempat menunjukkan kemajuan dan bisa tersenyum. Secara medis kondisinya pun lebih stabil.

Namun pada 2 Oktober 2020 dia mengalami pneumonia dan beberapa kali henti jantung dalam 24 jam. Hingga akhirnya Emmalyn tertidur untuk selamanya.

Keluarga Emmalyn kini meminta keadilan pada Colorado Aesthetic and Plastic Surgery, klinik di mana Emmalyn menjalani operasi. Mereka meminta menuntut Geoffrey Kim, M.D., dokter yang melakukan prosedur pembesaran payudara dan perawat anestesi Rex Meeker atas tuduhan kelalaian yang menyebabkan kematian.



Simak Video "Cantiknya Para Barbie di Dunia Nyata Ini!"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)