Sering Pakai Masker, Pentingkah Eksfoliasi Kulit?

Kiki Oktaviani - wolipop Selasa, 08 Sep 2020 18:38 WIB
Young woman at beauty salon Foto: Dok. iStock
Jakarta -

Seringnya penggunaan masker di masa pandemi Corona, pemakaian skincare harus lebih diperhatikan dibanding sebelumnya. Justru ada beberapa produk yang perlu dikurangi untuk saat ini. Salah satunya adalah pemakaian produk eksfoliasi kulit.

Produk eksfoliasi kulit bisa berupa toner atau serum yang mengandung AHA/BHA, dan juga scrub. dr Renny Rosalita Dipl. A3M, pakar kecantikan di Miracle Clinic Jakarta menjelaskan bahwa produk-produk eksfoliasi dapat mengikis lapisan terluar kulit.

"Kulit yang menipis dan tergesek dengan masker bisa bikin skin barrier rusak, maka malah jadi bruntusan dan menimbulkan iritasi," ucap dr. Renny kepada Wolipop baru-baru ini.

Untuk itu, skincare dengan efek mengeksfoliasi kulit sebaiknya dikurangi pemakaiannya. Dr. Renny menyarankan untuk menggunakan produk eksfoliasi kulit hanya seminggu sekali saja.

"Eksfoliasi tetap perlu tapi jarang. Eksfoliasi harus dikurangi, setidaknya seminggu sekali. Ini untuk mencegah skin barrier rusak," ujar dr. Renny.

Saat pemakaian masker, kulit wajah memang lebih rentan timbul masalah. Masalah yang paling sering dialami adalah jerawat, tapi ternyata belum tentu kemerahan atau bruntusan di kulit adalah jerawat.

"Terlalu banyak eksfoliasi kulit bisa jadi merah-merah, ditambah lagi dengan gesekan karena terkena masker. Tapi kemerahan belum tentu jerawat. Bisa juga iritasi. Saat ini orang sering salah menganalisa kulit," kata dr. Renny.

"Karena perawatan jerawat dan iritasi berbeda. Untuk itu pentingnya analisa kulit dengan pakarnya. Analisa dulu yang pertama apa masalah yang ada di balik maskermu," tambah dr. Renny.



Simak Video "Hobi Naik Gunung, Debi Sagita Tetap Skincare-an saat Mendaki"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)