Penderitaan Wanita yang Hampir Tewas karena Implan Payudaranya Pecah

Kiki Oktaviani - wolipop Selasa, 28 Jul 2020 06:30 WIB
Portrait of female doctor choosing mammary prosthesis with her patient over white background. Ilustrasi implan payudara Foto: Thinkstock
Jakarta -

Seorang wanita hampir tewas karena implan payudaranya yang pecah. Wanita bernama Shannon Plemons menceritakan penderitaannya karena payudara palsunya itu.

Shannon memasang implan payudara menjadi cup D, tapi hanya dalam waktu enam bulan setelah operasi plastik, dia mengalami berbagai penderitaan. Wanita asal Arkansas, Amerika Serikat itu mengaku sampai hampir tewas karena mengalami nyeri otot, migrain, rambut rontok hingga kehilangan penglihatan dan pendengaran.

"Pendengaranku hanya satu kuping, aku kehilangan penglihatan dan hanya kencing sekali sehari," ujar Shannon, seperti dikutip dari Yahoo.

Setelah ke dokter, ternyata Shannon mengalami masalah pada implannya. Implan payudara sebelah kirinya pecah yang membuat tubuhnya keracunan.

Kondisinya tersebut bernama breast implant illness (BII). Ribuan wanita mengalami hal yang sama seperti Shannon, di mana kondisi kesehatan menurun dan menjadi mudah lelah.

"Setiap bangun aku menjadi lemas, aku mengatakan kepada keluargaku bahwa seperti ada monster di tubuhku," ujar wanita empat anak itu.

Shannon pun memutuskan untuk melepas implannya. Dia tidak ada lagi impian untuk memiliki dada seksi. Harapannya kini adalah hidup sehat.

"Setelah aku terbangun setelah operasi pelepasan implan, aku seperti orang yang hidup kembali. Pandangan dan pendengaranku kembali. Kesehatanku juga membaik," ujar wanita yang kapok untuk melakukan implan payudara lagi,



Simak Video "Cantiknya Para Barbie di Dunia Nyata Ini!"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)