Gagal Filler Bibir di Rumah, Wanita Ini Berakhir Jadi Seperti Punya Kumis

Vina Oktiani - wolipop Jumat, 10 Jul 2020 06:30 WIB
Kelly Rogers Kelly Rogers / Foto: dok. Kelly Rogers/Media Wales
Jakarta -

Filler bibir adalah salah satu prosedur kecantikan yang cukup banyak diminati oleh para kaum hawa. Dengan filler, bibir bisa terlihat lebih penuh dan tebal. Namun sayang, prosedur kecantikan ini harus dilakukan secara berkala jika kamu menginginkan hasil yang tahan lama. Karena harganya yang cukup mahal, tak jarang banyak wanita yang kemudian mencari alternatif klinik kecantikan yang menawarkan biaya lebih murah untuk melakukan prosedur filler bibir.

Seperti dilansir dari Metro, wanita berusia 40 tahun bernama Kelly Rogers mencoba untuk melakukan filler bibir di tempat yang menawarkan biaya lebih murah, namun ternyata hasilnya sangatlah mengecewakan. Sebelumnya, Kelly biasanya menghabiskan sekitar Rp 3,2 juta untuk 1.1ml cairan filler. Namun kali ini dirinya tergoda dengan klinik kecantikan bernama Beauty Aesthetics Academy yang menawarkan biaya jauh lebih murah, hanya Rp 1,5 juta.

Kelly mengaku tergoda dengan klinik kecantikan tersebut karena selain biayanya yang murah, dirinya juga percaya karena klinik tersebut adalah akademi, sehingga dia yakin para terapis kecantikannya sudah terlatih. Ketika Kelly mencoba menghubungi klinik kecantikan itu, dirinya juga diberitahu jika para terapis kecantikan disana telah sepenuhnya memenuhi syarat dan diasuransikan. Selain itu, para ahli kecantikannya juga sudah memenuhi pelatihan untuk COVID-19, sehingga sangat aman, sekalipun melakukan prosedurnya dari rumah.

Kelly RogersKelly Rogers Foto: dok. Kelly Rogers/Media Wales

Merasa yakin, akhirnya Kelly pun melakukan prosedur filler bibir di rumahnya. Tapi keesokan paginya setelah dia bangun dari tidur, Kelly terkejut karena mendapati dirinya justru jadi terlihat seperti memiliki kumis yang cukup tebal di atas bibirnya.

"Seluruh sisi kanan bagian wajah saya terlihat seperti digambar menggunakan Sharpie. Saya terlihat sangat bodoh saat ini. Saya sangat malu," jelas Kelly.

Pihak klinik kecantikan itu mengatakan bahwa perubahan wajah Kelly terjadi akibat reaksi alergi. Namun menurut terapis kecantikan yang dihubungi oleh Kelly, Jane Laferia dari Welsh Aesthetic and Cosmetic Society, hal itu dikarenakan kesalahan saat penyuntikan filler. Jane mengklaim bahwa kemungkinan besar tanpa sengaja cairan filler tersebut tersuntik hingga masuk ke arteri.

Jane juga mengatakan bahwa cairan yang disarankan kepada Kelly untuk menghilangkan fillernya itu, hyaluronidase hanya bisa didapatkan dengan menggunakan resep dokter. Sedangkan cairan filler yang disebut oleh Kelly dalam pesannya kepada Jane, Revolax Deep, sudah tidak lagi berlisensi di Inggris.

Pihak Infinite Beauty Aesthetics sendiri mengatakan kepada WalesOnline jika pernyataan Kelly itu tidaklah benar dan saat ini pihaknya telah mengambil jalur hukum. Bagaimanapun apa yang dialami oleh Kelly ini bisa dijadikan pelajaran agar lebih berhati-hati sebelum melakukan prosedur kecantikan.



Simak Video "Perawatan Unik, Berendam dalam Serbuk Kayu Pinus"
[Gambas:Video 20detik]
(vio/vio)