Ngeri! Cerita Wanita yang Bibirnya 'Meledak' Setelah Lakukan Filler

Anggi Mayasari - wolipop Rabu, 10 Jun 2020 08:36 WIB
beauty doctor carries out cosmetological procedure injecting collagen filler to increase lips size Ilustrasi filler bibir. Foto: iStock
Jakarta -

Seorang wanita bernama Gemma Palmer alami hal menyedihkan setelah melakukan filler bibir. Prosedur kecantikan yang dilakukan untuk membuat bibir lebih bervolume itu membuat bibir atas Gemma 'meledak' lima kali.

Wanita berusia 35 tahun ini pergi ke ahli kecantikan dan membayar £ 180 atau Rp 3,2 juta untuk filler bibir. Anehnya, cairan filler itu berkumpul di sisi kanan bibir atasnya, dan membuat mulutnya bengkak serta sakit.

Selama delapan bulan ini bibir Gemma menjadi panas dan sakit, dan kemudian 'meledak'. Para ahli mengatakan padanya bahwa pengisi bahan filler itu masih terperangkap di wajah Gemma selama dua tahun penuh setelah sebelumnya ia pernah melakukan filler.

Menurut laporan The Sun, wanita asal Litherland, Lancashire ini sedang menunggu perawatan spesialis untuk menghilangkan fillernya. Gemma juga memperingatkan wanita lain tentang bahaya bahan filler.

Gemma PalmerGemma Palmer alami hal menyedihkan usai jalani filler bibir Foto: dok. SWNS

"Mengerikan, saya merasa sangat sakit, baik secara fisik maupun mental. Bibirku membuatku menangis dan aku sangat kesal sebelum dan sesudah bibirku 'meledak', rasa sakit dan bengkak memengaruhi hidupku sehari-hari," ungkap Gemma

"Saya benar-benar takut dan khawatir ketika bibir saya meledak, saya sangat cemas jika ini membuat saya cacat seumur hidup. Saya merasa sangat malu untuk meninggalkan rumah dan juga malu untuk memberi tahu orang-orang apa yang sebenarnya terjadi," imbuhnya.

Gemma sebelumnya pernah melakukan filler bibir pada Agustus 2017 dan tanpa masalah. Ia kemudian menyuntikkan filler lagi dan satu minggu setelah injeksi, bibir Gemma menggumpal dan terdapat benjolan yang menyakitkan di sisi kanan mulutnya.



Simak Video "Tips Libur Long Weekend di Musim Hujan"
[Gambas:Video 20detik]
(agm/agm)