Robert Pattinson Pria Paling Tampan Menurut Hitungan Matematika

Hestianingsih - wolipop Rabu, 05 Feb 2020 12:45 WIB
NEW YORK, NY - NOVEMBER 27:  Actor Robert Pattinson attends IFPs 27th Annual Gotham Independent Film Awards on November 27, 2017 in New York City.  (Photo by Dimitrios Kambouris/Getty Images for IFP) Robert Pattinson Pria Paling Tampan berdasarkan penghitungan matematika. Foto: Getty Images
Jakarta -

Robert Pattinson mendapat predikat baru di Tahun Baru ini. Ia dinobatkan sebagai Pria Paling Tampan berdasarkan penghitungan matematika.

Secara ilmiah, wajah Robert Pattinson paling mendekati 'kesempurnaan' menurut The Golden Ratio of Beauty Phi. Teknik ini dipercaya banyak digunakan para pelukis Eropa di era Renaissance saat melukis wajah seseorang agar lebih simetris.

Sejak penciptaan teknik Golden Ratio, para ilmuwan mengembangkan formula matematika, untuk menjelaskan definisi wajah cantik/tampan seseorang dengan cara yang lebih ilmiah. Tingkat kesempurnaan wajah yang dihitung berdasarkan formula tersebut ditunjukkan dalam satuan persen.

Foto: Getty Images


Seperti dilansir E! News, menurut penghitungan The Golden Ratio of Phi, wajah bintang serial 'Twilight' ini mendekati sempurna dengan prosentase 92,15 persen.

Adalah Dr. Julian De Silva, spesialis bedah plastik yang melakukan penghitungan untuk menentukan wajah selebriti pria mana dianggap paling tampan. Ia menggunakan teknik mapping komputer untuk mendukung pernyataannya tersebut.

"Teknik mapping komputer terbaru ini memungkinkan kita untuk memecahkan beberapa misteri tentang faktor apa saja yang membuat seseorang indah secara fisik dan teknologi ini berguna ketika ingin melakukan operasi pada pasien," jelasnya.

Foto: Getty Images


Prosentase tingkat kesempurnaan wajah ditentukan denganmengukur panjang dan lebar wajah seseorang, kemudian dilakukan pembagian. Semakin dekat rasio dengan 1,618 (Phi), maka semakin cantik atau tampan wajah mereka.

Penghitungan hanya dilakukan pada wajah-wajah selebriti karena umumnya mereka lah yang banyak memiliki penggemar dan diidolakan, sehingga lebih representatif. Sementara untuk orang awam, tampan atau cantiknya seseorang sangatlah subjektif, sehingga tidak bisa digeneralisasi menuruti penghitungan Golden Ratio.



Simak Video "Tren Belanja Online Jadi Pemasok Sampah Plastik Terbanyak"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)