Rajin-rajin Santap Makanan Ini untuk Cegah Kanker Kulit

Hestianingsih - wolipop Selasa, 06 Agu 2019 07:40 WIB
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock

Jakarta - Salah satu cara mencegah terkena kanker kulit adalah rutin mengoleskan sunscreen setiap hari. Tapi itu saja tak cukup. Pencegahan juga perlu dilakukan dari dalam.

Diet yang tepat bisa membantu mengurangi risiko terkena kanker kulit. Berdasarkan hasil studi yang diterbitkan dalam Journal of the American Medical Association of Dermatology, ada satu jenis vitamin yang bisa meningkatkan pertahanan kulit terhadap kanker, yakni vitamin A.

Menurut studi tersebut, meningkatkan asupan vitamin A, terutama dari makanan, bisa menurunkan risiko terkena kanker kulit. Seperti dikutip dari Today, sekitar 100 ribu orang yang menjadi partisipan menunjukkan hasilnya.


Ini Makanan yang Perlu Kamu Santap untuk Cegah Kanker KulitFoto: iStock

Kenapa Harus Vitamin A?

Secara umum vitamin A memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh secara menyeluruh. Mulai dari meningkatkan sistem imun, menjaga kesehatan tulang, memelihara kesehatan mata, baik untuk organ reproduksi hingga perlindungan terhadap sinar matahari.

Vitamin A merupakan antioksidan yang bisa melindungi tubuh dari radikal bebas, faktor yang meningkatkan risiko penuaan dini dan penyakit kronis, salah satunya kanker kulit. Studi tersebut menemukan bahwa vitamin A membantu mengurangi risiko terkena squamous cell carcinoma (SCC), jenis kanker kulit ganas. SCC biasanya menyerang orang berkulit putih dan mereka yang sering berjemur di bawah sinar matahari.

Selain itu berdasarkan hasil studi sebelumnya, vitamin A juga bisa mencegah penyakit kanker lainnya. Hal itu karena antioksidan pada vitamin A bekerja hingga ke tingkat sel.
Ini Makanan yang Perlu Kamu Santap untuk Cegah Kanker KulitFoto: iStock

Makanan Tinggi Vitamin A
Makanan yang mengandung vitamin A disebut dengan karotenoid, salah satu bentuk dari provitamin A. Karotenoid bisa diubah menjadi retinol atau bahan aktif lain yang lebih mudah diserap oleh tubuh.

Sumber makanan yang bisa mengubah karotenoid menjadi retinol disebut beta karoten. Biasanya terdapat dalam makanan berwarna oranye seperti labu kuning, wortel, ubi dan jeruk. Semakin pekat atau gelap warna oranye, maka semakin tinggi kandungan karotenoid di dalamnya.


Menambahkan asupan vitamin A dalam diet sehari-hari tidaklah sulit. Setidaknya dalam satu hari, konsumsilah makanan yang mengandung vitamin A alami. Misalnya saja memasukkan wortel atau paprika merah/kuning ke dalam salad, atau labu kuning ke dalam campuran sup.

Cara konsumsi lainnya adalah mengganti kentang dengan ubi manis dan makan potongan mangga sebagai pencuci mulut. Sumber vitamin A juga bisa didapat dari protein hewani seperti hati ayam/sapi, telur, daging, susu dan keju.

Simak Video "Proses Membuat Batik Shibori Karya Warga Binaan Rutan Trenggalek"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)