Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Liputan Khusus Skin Booster

Mau Awet Muda? Ini Do's & Don'ts Setelah Skin Booster yang Wajib Kamu Tahu

Gresnia Arela Febriani - wolipop
Senin, 08 Jun 2026 15:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Woman having dark undereye circles and undergoing hylauronan acid treatment done to prevent it
Perawatan wajah dengan skin booster. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.
Jakarta -

Mendapatkan kulit wajah yang glowing dan terhidrasi sempurna lewat tren skin booster kini tengah digandrungi wanita. Namun, karena prosedur ini dilakukan dengan metode suntikan mikro (injeksi), kulit wajah otomatis akan memiliki luka-luka kecil yang membuatnya menjadi sedikit lebih sensitif selama beberapa hari.

Agar investasi kecantikan kamu tidak sia-sia dan hasilnya meresap dengan sempurna, ada panduan mengenai apa saja yang boleh (Do) dan dilarang (Don'ts) dilakukan pasca-perawatan yang wajib dipatuhi.

Co-founder Eva Mulia Clinic, dr. Eddy Widjaja, mengingatkan bahwa kunci keberhasilan skin booster tidak hanya berhenti di ruang tindakan, melainkan juga pada komitmen pasien dalam menjaga kulitnya selama masa pemulihan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tindakan skin booster ini kan disuntik langsung ke target di bawah kulit, jadi wajar kalau setelahnya kulit jadi lebih sensitif karena ada bekas suntikan mikro. Ada hal-hal yang harus dihindari biar tidak sayang obatnya yang mahal-mahal. Balik lagi, matahari harus dihindari, gaya hidup dijaga, tetap pakai skincare yang tepat, dan wajib sunscreen," jelas dr. Eddy.

Untuk memastikan proses penyerapan obat berjalan sempurna dan mencegah iritasi, berikut adalah panduan perawatan yang wajib kamu ikuti di rumah:

ADVERTISEMENT

Hal yang Boleh Dilakukan (DO):

1. Kompres Dingin

Jika muncul bengkak kecil menyerupai bentol gigitan nyamuk atau lebam ringan di titik suntikan dalam 24 jam pertama, kompres lembut menggunakan es yang dibungkus kain bersih.

2. Fokus pada Basic Skincare

Gunakan produk perawatan yang bersifat hidrasi dan lembut (gentle) dengan kandungan menenangkan seperti Centella Asiatica, Ceramide, atau Aloe Vera.

3. Wajib Gunakan Sunscreen

Kulit pasca-suntik sangat rentan terhadap sinar UV. Aplikasikan sunscreenminimal SPF 30 setiap hari sebelum beraktivitas.

4. Perbanyak Minum Air Putih

Skin booster (khususnya yang berbasis Hyaluronic Acid) bekerja dengan cara mengikat air. Semakin tubuh Anda terhidrasi, maka efek plumping dan kelembapan pada wajah akan semakin maksimal.

Hal yang Wajib Dihindari (DON'TS):

1. Jangan Menyentuh atau Memijat Wajah

Hindari memegang area wajah selama 24 jam pertama demi mencegah risiko infeksi bakteri dari tangan.


2. Puasa Makeup Selama 24 Jam

Biarkan titik-titik bekas suntikan menutup sempurna terlebih dahulu agar pori-pori tidak tersumbat dan memicu iritasi.


3. Hentikan Skincare Aktif

Istirahatkan kulit dari penggunaan bahan aktif seperti Retinol, AHA, BHA, atau Vitamin C dosis tinggi selama 3 hingga 7 hari ke depan.


4. Hindari Suhu Panas dan Olahraga Berat

Jangan melakukan olahraga berat, berenang, atau pergi ke sauna selama 2-3 hari pertama karena keringat dan suhu panas dapat memperparah kemerahan serta pembengkakan pada wajah.
Pada akhirnya, mengikuti tren skin booster dapat menjadi langkah skinvestment yang sangat tepat untuk mempertahankan kualitas dan kemudaan kulit wajah sejak dini.

Dengan memberikan nutrisi langsung ke bawah kulit dan merawatnya secara tepat pasca-tindakan, impian untuk memiliki kulit yang sehat, lembap, dan awet muda secara alami dapat terwujud secara maksimal.

(gaf/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads