Tragis, Wanita Ini Kehilangan Telinga Gara-gara Perawatan Tanning

Kiki Oktaviani - wolipop Kamis, 07 Feb 2019 16:42 WIB
Foto: dok. iStock Foto: dok. iStock

Jakarta - Wanita asal Inggris Anthea Smith kecanduan perawatan tanning bed sejak usia 14 tahun. Selama bertahun-tahun ia melakukan perawatan tersebut hingga akhirnya ia merasakan dampak negatif dari perawatan tersebut.

Di 2015 ia didiagnosa melanoma, jenis kanker kulit yang berbahaya. Sejak 2010, Anthea menyadari ada yang tak beres dengan telinganya yang memiliki ruam merah dan lama-kelamaan menjadi bercak-bercak berwarna hitam.

Bentol-bentol di kupingnya itu awal mulanya didiagnosa sebagai kutil. Namun ketika ia ingin melakukan bedah plastik, dokter bedah melakukan biopsi dan didiagnosa sebagai melanoma stadium tiga.

Anthea SmithAnthea Smith Foto: dok. Youtube


Agar kankernya tak menyebar, dokter memutuskan untuk mengamputasi kupingnya sebanyak dua kali. Ya, Anthe kehilangan telinga luar dan dalam, kelenjar ludah hingga tulang temporal di area telinganya.

Setelah operasi pertama yang hanya menghilangkan telinga luarnya, Anthea merasa seperti alien. Karena ada lubang yang langsung menembus gendang telinganya.

"Aku seperti alien yang memiliki lubang di sisi kepala," ujarnya, seperti dikutip Mirror.

Operasi kedua, seluruh bagian telinganya diambil. Anthea sempat tak memiliki telinga. Kini, telinganya diganti dengan kuping prostetis.

Setelah kejadian yang menimpanya, ibu dua anak itu kini ikut menyuarakan larangan perawatan tanning bed. "Ambisku kini agar tanning bed dilarang. Aku akan merayakannya jika benar-benar dilarang di Inggris. Tidak ada alasan baik untuk menggunakan tanning bed," ujar Anthea.

(kik/kik)