Daun Ganja Akan Jadi Bahan Kosmetik yang Populer di 2019

Kiki Oktaviani - wolipop Jumat, 14 Des 2018 10:18 WIB
Foto: thinkstock Foto: thinkstock

Jakarta -

Di sejumlah negara seperti Kanada dan Amerika Serikat, daun ganja telah dilegalkan. Tanaman tersebut pun kini kerap dimanfaatkan untuk kesehatan.

Setelah populer sebagai kesehatan, ganja pun kini mulai dilirik di industri kosmetik. Sejumlah brand bahkan telah menggunakan bahan tersebut di produk mereka. Diperkirakan, ganja akan jadi bahan kosmetik populer di 2019.

CBD, senyawa kimia non-psikoaktif yang ditemukan di tanaman ganja telah digunakan disejumlah produk kecantikan termasuk maskara dan moisturizer. Seperti dikutip Indipendent, Selama senyawa tersebut digunakan dalam jumlah yang sangat kecil, maka bisa dijual secara legal.

Menurut Brightfield Group, perusahaan yang fokus di pasar ganja dan CBD telah melakukan penelitian bahwa bahan tersebut akan jadi populer di industri kecantikan. Bahan tersebut bisa jadi akan sepopuler seperti shea butter dan lidah buaya.

Pada September silam, Sephora meluncurkan produk skin care berbahan ganja. Produk bernama High Expectations menjadi skin care pertama yang terang-terangan mengungkapkan bahwa produknya diinfuskan ganja. Produk kosmetik lainnya, Orgins yang merupakan anak perusahaan dari Estee Lauder juga merilis produk mengandung ganja.

Produk skin care mengandung ganja diyakini dapat meredakan peradangan. Tak hanya itu, ganja juga memberikan efek relaksasi.



Tonton juga 'Ternyata Limbah Daun Bisa Percantik Kain Sutra':

[Gambas:Video 20detik]

Daun Ganja Akan Jadi Bahan Kosmetik yang Populer di 2019

(kik/ami)