Viral, Cuitan Pria yang Sebut Wanita Gila karena Berambut Warna-warni

Hestianingsih - wolipop Rabu, 21 Nov 2018 16:48 WIB
Harley Quinn, karakter villain dari DC Comics. Foto: DC Harley Quinn, karakter villain dari DC Comics. Foto: DC

Jakarta - Postingan seorang pria di Twitter jadi viral karena menyebut wanita yang suka mewarnai rambutnya sama saja seperti binatang. Beragam reaksi pun membanjiri akun dengan lebih dari 47 ribu follower itu.

Akun @AJA_Cortes yang dalam lini masanya menulis bahwa wanita dengan warna rambut tidak natural tak seharusnya didekati. Pria bernama Alexander J.A Cortes yang menulis profil dirinya sebagai pelatih, penulis dan pembicara itu juga juga mengklaim kalau wanita yang suka melakukan bleaching dan mengecat rambutnya dengan warna-warna terang berada dalam kondisi mental yang patut diwaspadai.

"Unnatural hair colors in woman are a warning signal to stay away. Its an example Aposematism-the phenomenon of poisonous animals in nature advertising their toxicity and lethality," begitu cuitannya yang di-posting pada 31 Oktober 2018.


Wanita mengecat rambut warna biru. Foto: iStock

Pria tersebut juga menulis bahwa beberapa jenis hewan berbahaya seperti katak beracun dan ular berbisa memiliki warna-warna cerah. Sebagai sinyal untuk memberitahu binatang lainnya agar menjauh jangan berani-berani berurusan dengannya.

"When you see a woman with red, blue, green, purple or rainbow hair, its a sign of mental illness and derangement," tulisnya lagi, yang artinya, jika ada mewarnai rambutnya dengan merah, biru, hijau, ungu atau pelangi, itu tanda adanya penyakit mental.
Postingan Alexander pun jadi viral dan mendapatkan lebih dari 3.000 like. Beberapa pria mendukung pendapatnya, tapi rata-rata reaksi yang muncul mengritik dan protes keras.

Alexander pun memberi contoh untuk membenarkan pernyataannya yang kontroversial itu. Ia menunjuk pada Harley Quinn. Karakter villain dari DC Comics itu digambarkan sebagai wanita psikopat yang mengecat rambutnya dengan warna pirang platinum, biru toska dan pink.
Wanita dengan rambut warna-warni. Foto: iStock

"Dia lebih menarik dari pahlawan-pahlawan wanita yang punya warna rambut umum. Tapi apakah kamu mau mengencaninya? Scaraharfiah dia itu pembunuh," tulisnya.

Alexander bukannya mendiskreditkan semua wanita yang mewarnai rambutnya. Ia menyatakan tak masalah jika wanita ingin mengubah warna rambutnya, selama ini masih warna-warna natural seperti dark brown, mahogany, burgundy atau pirang sekalipun. Pengecualialiannya adalah warna-warna bold dan tak natural.

"Bukan biru 'pembencilelaki' atau pink 'akupunyapenyakitmental,'" cuit Alexander lagi.


Wanita dengan rambut warna-warni yang tak lazim disebut punya gangguan mental. Foto: iStock

Saat artikel ini ditulis, cuitan Alexander sudah di-retweet lebih dari 1.643 kali dan dan mendapatkan 2.600 reply.

Soal warna rambut dan kesehatan mental, sejauh ini belum ada penelitian yang memastikan bahwa orang yang mengecat rambutnya dengan warna-warna tak lazim, memiliki masalah pada kesehatan jiwanya. Alexander pun belum berkomentar tentang kontroversi cuitannya yang viral tersebut.
(hst/eny)