ADVERTISEMENT

Cerita Horor dari Wanita yang Pakai Krim Pemutih Wajah Abal-abal

Kiki Oktaviani - wolipop Senin, 27 Agu 2018 15:40 WIB
Foto: dok. Thinkstock
Jakarta - Masih banyak wanita Asia yang menganggap bahwa cantik itu harus berkulit putih hingga menghalalkan segala cara. Seperti cerita horor saat wanita yang ingin putih tapi berujung malapetaka.

Wanita Bangkok bernama Achara Chairak mengaku membeli krim pemutih secara online. Diklaim krim pemutih wajah tersebut terbuat dari bahan-bahan herbal yang dapat secara cepat mengubah warna kulit. Dengan iklan before-after yang meyakinkan, Achara pun tertarik mencobanya.

Baca Juga: Wanita Tuntut Toko Kecantikan yang Jual Krim Wajah Rp 173 Juta

"Awalnya kulitku terlihat putih dan terang. Aku sangat puas dengan hasilnya," kata Achara seperti dikutip dari South China Morning Post.

Dia kemudian kembali membeli krim pemutih yang sama setelah beberapa kali menggunakannya. Barulah masalah datang. Achara mulai merasa kulitnya iritasi, gatal dan sensitif terhadap sinar matahari.

Tak berapa lama setelahnya, wajah Achara timbul banyak jerawat. Spidery vein atau pembuluh kapiler yang pecah semakin terlihat di pipi. Warna wajah Achara pun jadi tak rata atau yang dikenal sebagai kondisi melasma.

Hal tersebut karena terjadi reaksi alergi. Krim pemutih tersebut sudah jelas bukan datang dari kandungan herbal. Kondisi wajah seperti Achara tersebut biasanya karena pengaruh merkuri dan tingginya racun kimia.

Baca Juga: Efek Pakai Krim Pemutih Sembarangan: Kulit Wajah Terkelupas

Achara sudah melakukan perawatan di dokter kulit, namun kerusakan kulitnya sudah menjadi permanen. Kini Achara semakin tak percaya diri dengan penampilannya.

Saat keluar rumah, ia menutupi wajahnya dengan rambut dan selalu menggunakan kacamata hitam untuk menutupi kondisi parah di wajahnya. (kik/kik)