Sabtu, 15/07/2017 09:07 WIB

Wanita Tuntut Toko Kecantikan yang Jual Krim Wajah Rp 173 Juta

Rista Adityaputry - wolipop
Wanita Tuntut Toko Kecantikan yang Jual Krim Wajah Rp 173 Juta Ilustrasi wanita memakai krim wajah. Foto: Thinkstock
New York City - Tidak sedikit wanita yang rela menghabiskan banyak uang demi tampil awet muda dengan membeli produk kecantikan mahal. Seperti yang dilakukan wanita berusia 70 tahun ini, Sophia tetteh.

Demi mendapatkan kulit yang awet muda, Sophia rela mengeluarkan uang sebesar USD 13 ribu atau sekitar Rp 173 juta untuk krim anti aging. Krim tersebut diklaim bisa membuat kulit wajah tampk lebih muda dengan efek seperti facelift.

Namun krim yang dibelinya dari toko kecantikan Infinite Beauty yang terletak dikawasan Upper Side, New York City, ternyata tidak memiliki hasil sesuai yang diharapkan. Krim tersebut dikatakan mengandung berlian murni, tapi Sophia tidak merasakan efek apapun setelah memakai produk bernama Supreme Neck Lifting Serum itu.

Dilansir New York Post, karena merasa dirugikan, Sophia memutuskan untuk melaporkan Infinite Beauty dengan tuduhan penipuan.
Wanita Tuntut Toko Kecantikan yang Jual Krim Wajah Rp 173 JutaIlustrasi model memakai krim wajah. Foto: dok. Thinkstock

Dari toko tersebut, Sophia membeli tiga produk; Quartz Gem Stem Cell Revolution Lifting Mask, Octane Black Pearl Age Defying Serum, termasuk Supreme Neck Lifting Serum. Belakangan Sophie baru tahu kalau produk-produk anti penuaan itu baru bisa bekerja efektif jika diaplikasikan dengan mesin khusus yang harus dibeli dengan harga USD 15 ribu atau hampir Rp 200 juta.

"Ini adalah cara terburuk untuk membuatku mengeluarkan banyak uang untuk produk yang tidak berharga," ungkap Sophia dalam berkas tuntutannya, seperti dikutip dari New York Post.

Ia juga mengklaim kalau pihak toko melakukan penipuan karena telah membuatnya menandatangani otorisasi kartu kredit yang kosong beserta biaya 'palsu'. Sebelumnya, pelayan toko meyakinkan Sophie bahwa harga yang didapatnya untuk produk tersebut jauh lebih murah ketimbang pembeli lainnya karena ia mendapat diskon. Sang pelayan toko mengatakan bahwa pembeli lainnya membayar hingga USD 100 ribu atau Rp 1,3 miliar.

Begitu Sophia komplain bahwa serum yang gunakan tidak bekerja, pihak toko hanya menganjurkan untuk meneruskan perawatannya. Sophia juga disarankan menambah perawatannya dengan produk-produk lain yang lebih mahal.
Wanita Tuntut Toko Kecantikan yang Jual Krim Wajah Rp 173 JutaIlustrasi serum wajah. Foto: ist

Sophia mengaku telah sangat dirugikan dan menuntut ganti rugi USD 59 ribu atau sekitar Rp 787 juta. Namun pihak Infinite Beauty menampik tuduhan itu dan menyebutnya tidak masuk akal.

Menurut klaim pihak toko, Sophia merupakan pelanggan tetap dan sudah 20 kali berbelanja di toko tersebut. "Dia selalu puas dengan produk-produk dan pelayanan yang kami berikan," ujar Vice President Infinite Beauty Eric Inbar dalam pernyataan tertulis.

Dibantu oleh Pengadilan Manhattan Supreme, laporan Sophia kini sedang dalam proses.

Sebelum kasus Sophia terjadi, Infinite Beauty rupanya juga pernah mendapat masalah serupa. Sedikitnya tujuh pelanggan pernah mengajukan komplain. Infinite Beauty juga pernah dikenakan denda sebesar USD 50 ribu atau sekitar Rp 667 juta rupiah oleh Kantor Jaksa Agung New York karena pernah memuat testimoni positif palsu secara online. (hst/hst)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com