Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Seperti Kylie Jenner, Bos Nudestix Memulai Bisnis Kosmetik Sejak Usia 17

Kiki Oktaviani - wolipop
Jumat, 03 Nov 2017 17:07 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: dok. Nudestix
Jakarta - Bukan hanya Kylie Jenner yang satu-satunya memulai bisnis kosmetik dari remaja. Jika kamu tahu brand kosmetik Nudestix, produknya dimiliki oleh duo remaja cantik asal Kanada yang memulai bisnisnya sebelum usia 18 tahun. Sang co-founder Taylor Frenkler saat itu masih berusia 17 dan adiknya Ally berusia 14 di tahun 2014.

Mereka membuat konsep makeup unik yang belum pernah ditemui dalam brand-brand lainnya. Sesuai namanya Nudestix, mereka membuat produk berbentuk stick yang berupa pensil dengan warna-warna netral yang bisa dipakai oleh semua jenis kulit.

Kosmetik ini dirilis atas ide dari Taylor dan adiknya Ally yang menginginkan kosmetik yang gampang diaplikasikan. Hal tersebut berdasarkan pengalaman mereka saat sekolah yang selalu terburu-buru dan hanya punya waktu lima menit untuk bersiap-siap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tanpa butuh waktu lama-lama untuk makeup karena setiap pagi kita tidak punya banyak waktu untuk merias wajah," ujar Taylor dalam peluncuran Nudestix di Indonesia di Sephora Plaza Indonesia, Jakarta baru-baru ini.

Seperti Kylie Jenner, Bos Nudestix Memulai Bisnis Kosmetik Sejak Usia 17Foto: dok. Nudestix


Mulai dari lipstik, concealer, eyeshadow dan contouring bisa langsung diaplikasikan tanpa perlu pakai brush. Untuk meratakannya bisa hanya menggunakan jari. "Tidak perlu pakai brush. Jari-jemari kita adalah brush paling profesional," kata Taylor.

Dunia kosmetik bukanlah hal baru untuk Taylor dan Ally. Hal itu karena ibu mereka Jenny Frenkler sudah bekerja di industri kosmetik selama 20 tahun sebagai perancang lipstik. Kini Jenny menjadi pendiri dari Nudestix.

Jenny mengatakan bahwa ide kosmetik Taylor dan Ally ini memang unik. Selama berada di industri kosmetik selama 20 tahun dia belum menemukan ide baru ini.

Bersama anak-anaknya, Jenny kemudian mewujudkan keinginan anak-anaknya itu. Bisnis tersebut tercetus saat mereka tengah liburan keluarga, Taylor dan Ally melontarkan keinginannya untuk membuat kosmetik pensil yang mudah digunakan.

"Sejak saat itu aku menceritakan ide Taylor dan Ally itu ke beberapa retailer dan komentar mereka semua mengatakan bahwa konsep tersebut genius. Dan tak perlu waktu lama kami segera merilis kosmetiknya," ujar Jenny.

(kik/kik)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads