70% Orang Indonesia Alami Masalah Kulit Kepala, Ini Penyebabnya
Rahmi Anjani - wolipop
Rabu, 24 Agu 2016 16:38 WIB
Jakarta
-
Kulit kepala yang sehat adalah awal dari rambut nan indah. Sayangnya, cuaca lembap dan polusi udara membuat orang Indonesia kerap mengalami masalah ketidakseimbangan pada kulit kepala. Apalagi untuk mereka yang sering menutupinya dengan hijab atau helm di keseharian. Akibatnya, rambut sering berketombe, berminyak berlebihan, hingga rontok. Menurut riset yang dilakukan Matrix Indonesia, 70% orang Indonesia mengalami problema tersebut.
Selain karena pengaruh lingkungan dan penutup kepala, masalah pada kulit tersebut bisa disebabkan karena berbagai macam faktor. Patricia Lauretta Violetta sebagai National Education Manager Matrix Indonesia mengatakan gaya hidup juga dapat memengaruhinya. Misalnya karena pola makan yang tidak seimbang, kurang sayur atau buah.
Problem kulit kepala juga sering timbul karena kurang higienis, seperti jarang keramas dan kurang bersih saat membersihkan rambut. Patricia pun memberikan sarannya.
"Kita lihat lagi apa yang dibutuhkan kulit kepala. Kalau sehari-hari sering berkendaraan umum, naik motor, atau di luar ruangan harus peka dengan perawatan kulit kepala setiap hari. Bisa pakai produk pendukung, seperti serum," kata Patricia saat peluncuran Matrix Bio Scrub di DBS Tower, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, (26/8/2016).
Sebagian dari Anda mungkin bingung apakah kulit kepala sudah aman dari ketidakseimbangan. Patricia pun mengungkap tanda-tandanya yakni, gatal, ketombe, beraroma kurang sedap, dan cepat berminyak.
"Ketombe bisa timbul karena rambut masih lembap saat dikeringkan. Apalagi di bagian belakang sehingga rambut sering gatal di bagian itu. Maka dari itu, keringkan rambut dari bawah. Lalu kalau mengeringkan rambut dengan hair dryer jangan tanpa corongnya. Pakaian juga serum untuk menahan panas," saran Patricia. (ami/ami)
Selain karena pengaruh lingkungan dan penutup kepala, masalah pada kulit tersebut bisa disebabkan karena berbagai macam faktor. Patricia Lauretta Violetta sebagai National Education Manager Matrix Indonesia mengatakan gaya hidup juga dapat memengaruhinya. Misalnya karena pola makan yang tidak seimbang, kurang sayur atau buah.
Problem kulit kepala juga sering timbul karena kurang higienis, seperti jarang keramas dan kurang bersih saat membersihkan rambut. Patricia pun memberikan sarannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagian dari Anda mungkin bingung apakah kulit kepala sudah aman dari ketidakseimbangan. Patricia pun mengungkap tanda-tandanya yakni, gatal, ketombe, beraroma kurang sedap, dan cepat berminyak.
"Ketombe bisa timbul karena rambut masih lembap saat dikeringkan. Apalagi di bagian belakang sehingga rambut sering gatal di bagian itu. Maka dari itu, keringkan rambut dari bawah. Lalu kalau mengeringkan rambut dengan hair dryer jangan tanpa corongnya. Pakaian juga serum untuk menahan panas," saran Patricia. (ami/ami)
Pakaian Wanita
Rahasia Outfit Biar Nggak Monoton, Outer Cantik Bisa Jadi Pilihan yang Tepat
Home & Living
Bingung Simpan Sepatu yang Numpuk? Cek Rekomendasi Rak Sepatu Anti Debu & Hemat Tempat di Sini!
Pakaian Wanita
Nggak Perlu Mahal-Mahal Nails Art! Pakai Fake Nails Ini untuk Tampilan Kuku Lebih Cantik
Olahraga
Latihan Harian atau Game Akhir Pekan, Ini 3 Bola Voli yang Tetap Nyaman di Lapangan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Angular Bob Jadi Tren Lagi, Bob Tajam ala Victoria Beckham Kembali Populer
Jerawat Tak Kunjung Hilang? Coba 7 Rangkaian Skincare Ini
Tren Rambut 2026: Baby Bob, Model Bob Pendek yang Cocok untuk Rambut Keriting
Cara Menghilangkan Jerawat: Lakukan 3 Resolusi Kecantikan Ini di 2026
Brand K-Beauty Rilis Cleansing Pad, Cara Praktis Membersihkan Wajah
Most Popular
1
Penampilan Terbaru Zheng Shuang, Aktris China yang Diboikot karena Sewa Rahim
2
Heboh Wanita 'Nyemplung' di Kolam Tetangga Tanpa Busana, Ingin Jadi Mermaid
3
Ramalan Zodiak 10 Januari: Libra Lebih Teliti, Scorpio Masih Boros
4
Potret Cantik Putri Denmark yang Viral Dijodohkan dengan Putra Donald Trump
5
V BTS Jadi Idol KPop Paling Dicari di Google, Terpopuler Versi Forbes Korea
MOST COMMENTED











































