Terlalu Lama Tanning, Kulit Model Ini Melepuh Sampai Terkelupas
Kiki Oktaviani - wolipop
Kamis, 11 Feb 2016 13:10 WIB
Jakarta
-
Melakukan perawatan tanning dengan mesin atau yang biasa disebut tanning bed kerap dilakukan untuk membuat kulit berubah warna menjadi coklat. Bagi wanita di negara Barat, kulit berwarna coklat dianggap eksotis dan seksi.
Namun, melakukan tanning bed kerap menimbulkan risiko pada kulit. Model seksi asal Manchester, Inggris telah merasakan sendiri risiko dari metode tanning bed yang dilakukannya.
Model bernama Zaynab itu kulitnya sampai terbakar hingga terkelupas setelah melakukan metode tanning bed di salah satu klinik kecantikan di kotanya. Metode tanning bed yang ia lakukan memang ekstrem, dalam sehari ia melakukan perawatan tanning dua kali.
Zaynab mengatakan ia melakukan tanning bed selama 20 menit pada siang hari dan kembali ke klinik pada malam hari dengan melakukan tanning selama 12 menit. Dalam sehari, Zaynab tanning selama 32 menit.
Wanita 30 tahun itu menceritakan bahwa kulitnya langsung terasa terbakar, melepuh dan terkelupas setelah keluar dari kasur tanning. Menurut Zaynab, pegawai di klinik kecantikan tersebut tidak memperingatkan bahaya jika melakukan tanning terlalu lama.
"Aku melakukan tanning selama 20 menit, seharusnya tanning hanya dilakukan selama 12 menit," ujarnya.
Baca juga: 50 Tas dan Sepatu Favorit Selebriti
Zaynab mempertanyakan mengapa pegawai dan terapis di klinik kecantikan tersebut tetap memperbolehkannya melakukan tanning sebanyak dua kali dalam sehari, jika mereka tahu bahaya yang akan terjadi.
"Kulitku masih terlihat merah dan terbakar saat aku kembali. Asisten di sana seharusnya melihat bagaimana merehnya wajahku saat aku kembali untuk kedua kalinya," ujar Zaynab mempermasalahkan.
Setelah seminggu melakukan tanning, kulit Zaynab masih terlihat terkelupas. Menurut Zaynab atas kejadian tersebut ia kehilangan banyak pekerjaan untuk sesi foto.
"Sampai sekarang aku belum bisa bekerja. Aku seharusnya ada pekerjaan minggu ini, tapi aku belum bisa tampil di kamera. Kulitku masih terasa menyengat dan aku harus beristirahat," katanya. (kik/ays)
Namun, melakukan tanning bed kerap menimbulkan risiko pada kulit. Model seksi asal Manchester, Inggris telah merasakan sendiri risiko dari metode tanning bed yang dilakukannya.
Model bernama Zaynab itu kulitnya sampai terbakar hingga terkelupas setelah melakukan metode tanning bed di salah satu klinik kecantikan di kotanya. Metode tanning bed yang ia lakukan memang ekstrem, dalam sehari ia melakukan perawatan tanning dua kali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wanita 30 tahun itu menceritakan bahwa kulitnya langsung terasa terbakar, melepuh dan terkelupas setelah keluar dari kasur tanning. Menurut Zaynab, pegawai di klinik kecantikan tersebut tidak memperingatkan bahaya jika melakukan tanning terlalu lama.
"Aku melakukan tanning selama 20 menit, seharusnya tanning hanya dilakukan selama 12 menit," ujarnya.
Baca juga: 50 Tas dan Sepatu Favorit Selebriti
Zaynab mempertanyakan mengapa pegawai dan terapis di klinik kecantikan tersebut tetap memperbolehkannya melakukan tanning sebanyak dua kali dalam sehari, jika mereka tahu bahaya yang akan terjadi.
"Kulitku masih terlihat merah dan terbakar saat aku kembali. Asisten di sana seharusnya melihat bagaimana merehnya wajahku saat aku kembali untuk kedua kalinya," ujar Zaynab mempermasalahkan.
![]() |
Setelah seminggu melakukan tanning, kulit Zaynab masih terlihat terkelupas. Menurut Zaynab atas kejadian tersebut ia kehilangan banyak pekerjaan untuk sesi foto.
"Sampai sekarang aku belum bisa bekerja. Aku seharusnya ada pekerjaan minggu ini, tapi aku belum bisa tampil di kamera. Kulitku masih terasa menyengat dan aku harus beristirahat," katanya. (kik/ays)











































