Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

8 Makanan yang Dapat Melindungi Kulit dari Bahaya Sinar Matahari

Aulia Rizky - wolipop
Selasa, 20 Okt 2015 09:53 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: thinkstock
Jakarta -

Musim kemarau yang panjang membuat Anda semakin sering terpapar sinar UV. Memakai tabir surya dengan kandungan SPF saja tidak cukup membuat kulit terhindar dari paparan sinar UV yang berlebihan. Sinar UV ini seperti telah dikemukakan banyak pakar kesehatan bukan hanya bisa menyebabkan berbagai masalah kulit seperti bintik hitam dan jerawat, tapi juga kanker kulit.

Selain mengaplikasikan tabir surya sebelum keluar rumah, sebaiknya berikan tubuh perlindungan lainnya agar Anda terhindar dari bahaya kesehatan yang disebabkan sinar UV. Salah satu perlindungan yang bisa dilakukan adalah dengan menjaga asupan makanan. Makanan yang mengandung antioksidan yang tinggi, dapat melindungi kulit dari sinar UV. Berikut makanan-makanan yang bisa jadi penangkal kerusakan kulit akibat sinar UV:

Tomat
Tomat merah—semakin merah, semakin baik—kaya dengan lycopene yaitu kandungan antioksidan yang diketahui berfungsi untuk melindungi kulit dari bahaya sinar matahari. Ahli dermatologi yang juga penulis buku Feed Your Face Jessica Wu mengatakan rutin mengonsumsi tomat membantu menjaga kulit yang menggelap karena sinar matahari. "Tomat paling mudah terserap ketika dia matang karena prosesnya membantu lycopene keluar dari sel tumbuhan tomat itu sendiri," saran Jessica seperti dikutip Everyday Health.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Biji Labu
Jika, Anda membuang biji labu saat ingin memasaknya. Sekarang jangan lakukan itu lagi. Biji labu bagus untuk kulit Anda. Jessica menyarankan panggang biji labu dan Anda bisa mengonsumsinya sebagai snack. "Biji labu adalah sumber zinc yang sangat luar biasa, mineral yang berfungsi sebagai antioksidan natural dan antiinflamasi, melindungi dari radiasi sinar UV, mempercepat penyembuhan luka, dan meningkatkan sistem imun," kata Jessica Wu. Selain itu biji labu juga dapat memperlambat pertumbuhan jerawat karena faktor bakteri.

Teh Hijau
Anda penyuka teh hijau? Lanjutkan kebiasan Anda meminum teh hijau. "Teh hijau kaya akan polyphenol—khususnya katekin—yang memiliki efek penghambatan pada sel-sel kanker," ujar Manhattan, Asisten Professor Klinik Dermatologi, Sinai School of Medicine, New York.

Minyak Zaitun
Anda pasti mengetahui minyak zaitun, alternatif yang lebih sehat daripada margarin untuk urusan menggoreng. Yang mungkin Anda tidak tahu kalau minyak zaitun kaya akan omega-3, dengan kandungan antioksidan dan manfaat antiinflamasi. "(Saat mengonsumsinya) tidak hanya menurunkan risiko terkena kanker kulit, tapi juga mengurangi tanda-tanda penuaan," kata Doris Dat, Professor Asosiasi Klinik Dermatology di New York University dan penulis buku Forget the Facelift.

Paprika Merah
Vitamin C adalah kunci utama untuk membentuk kolagen dan melawan keriput. Mungkin Anda langsung berpikir soal jeruk jika berbicara soal vitamin C. Namun sebenarnya ada makanan lain yang lebih tinggi kandungan vitamin C-nya yaitu paprika merah. Makanan yang sering ditemukan di pizza itu bukan hanya kaya vitamin C. Rendahnya gula dalam sayuran tersebut baik untuk kulit karena dapat mencegah inflamasi.

Kunyit
Kunyit merupakan bumbu rempah yang banyak digunakan dalam pengolahan berbagai masakan mulai dari kari ayam, soto, sup ikan kakap bumbu kuning atau gulai. Selain melezatkan masakan, kunyit juga bermanfaat untuk kesehatan kulit. Curcumin yang terdapat dalam kunyit dapat menjadi anti inflamasi atau anti peradangan bagi tubuh. Kunyit juga kaya akan antioksidan sehingga melindungi kulit dari berbagai radikal bebas.

Brokoli
Anda mungkin tidak mengukai sayur-sayuran hijau. Tapi, jika tahu kandungan yang ada di dalamnya, pasti Anda akan berpikir dua kali untuk tidak mengonsumsinya. Brokoli merupakan salah satu sayuran hijau yang kaya manfaat. Sayuran yang direkomendasikan dimasak dengan tidak terlalu matang itu, mengandung sulforaphane, zat yang membantu tubuh melawan radikal bebas. Brokoli juga kaya akan kalsium dan nutrisi penting lainnya yang penting untuk menjaga kesehatan sendi.

Salmon
Ikan Salmon kaya akan lemak esensial seperti omega 3 yang sangat baik untuk otak dan untuk kuit. Ikan salmon salah satu makanan yang sangat sehat. Menurut Doris Day, sifat antioksidan dan antiinflamasi dalam ikan berlemak seperti salmon berfungsi sebagai penangkal penyakit.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads