Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Hairstylist Kim K Ungkap Alasan Tarifnya untuk Potong Rambut Sampai Rp 3 M

Rahmi Anjani - wolipop
Senin, 11 Mei 2026 13:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Chris Appleton dan Kim Kardashian
Foto: Instagram
Jakarta -

Chris Appleton dikenal sebagai hairstylist yang jadi langganan selebriti, termasuk Kim Kardashian hingga Jennifer Lopez. Tentu butuh lebih banyak uang untuk mendapatkan jasa dari penata rambut kondang itu namun banyak orang tidak menyangka harganya semahal rumah. Dilaporkan, ia memasang tarif sampai Rp 3 miliar untuk potong rambut saja.

Sebelumnya Chris sempat menuai kecaman ketika terungkap bahwa harga jasanya mencapai $ 100.000 (Rp 1,7 miliaran) bahkan $ 200.000 (Rp 3,4 miliaran). Hal itu memang disampaikan dari mulutnya sendiri namun ia tidak bermaksud demikian.

"Ya Tuhan, seharusnya aku tidak mengatakannya. Aku dihujat karena itu," kata Chris dalam episode Great Company With Jamie Laing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

[Gambas:Instagram]

ADVERTISEMENT

Pria berusia 42 tahun itu pernah mengungkapnya dalam sebuah podcast. Ia mengaku menyebutkan angka tersebut karena merasa canggung dengan pertanyaan yang diajukan presenter ketika mereka terus mendesak. Chris kemudian menjelaskan alasan dari tarif sensasional tersebut.


"Harganya $ 200.000 tetapi aku mengatakan $ 100.000 karena aku takut dengan apa yang akan dikatakan semua orang. Aku mengatakannya, dan kemudian aku takut,"

"Aku sering mengerjakan sesuatu secara gratis. Aku sering tidak dibayar dengan jumlah uang yang sesuai," jelasnya.

Terkait biaya jasanya sebesar $ 200.000, Chris mengaku ada alasan mengapa ia mengenakan biaya semahal itu. "Itu melibatkan banyak perjalanan dan komitmen penuh. Jadi, jika dihitung secara rinci, jumlahnya tidak terlalu besar. Selain itu, pajak 50 persen di Amerika-itu setengahnya. Kemudian agen kamu mengambil 20 persen, dan manajer bisnis kamu mengambil lima persen." kata Chris.


Meskipun mendapatkan bayaran besar dan bekerja dengan klien-klien ternama, hal itu tidak lantas membuatnya selalu percaya diri dengan hasil kerjanya. Chris mengatakan masih sering bergelut dengan imposter syndrom.

"Kita semua memiliki keraguan diri itu. Setiap pekerjaan yang aku lakukan, aku selalu sedikit gugup. Aku selalu sedikit cemas. Setiap video yang aku unggah di Instagram atau TikTok, aku selalu sedikit khawatir," ujarnya.

(ami/ami)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads