Beauty Hacks Viral di TikTok, Makan 'Kulit Ari' Telur Agar Kulit Lebih Cantik
TikTok lagi-lagi melahirkan beauty hacks viral yang bikin banyak orang mengernyitkan dahi. Kali ini, sejumlah kreator media sosial mengonsumsi kulit ari telur (membran), lapisan tipis bening yang menempel di bagian dalam cangkang telur.
Membran kulit telur dipercaya bisa membuat kulit lebih kenyal, rambut lebih berkilau, hingga sendi lebih sehat.
Dalam berbagai video viral, membran telur disebut sebagai "Rahasia kulit plump alami," karena mengandung kolagen, hyaluronic acid, chondroitin, dan glucosamine. Kandungan tersebut memang dikenal punya peran penting untuk kesehatan kulit dan jaringan tubuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan, beberapa kreator mengklaim bahwa budaya kuno sudah lama memanfaatkan cangkang dan membran telur untuk membantu penyembuhan luka serta regenerasi jaringan tubuh.
Namun, apakah benar beauty hack ini efektif?
Ahli nutrisi kesehatan wanita, GQ Jordan, menjelaskan bahwa membran telur memang mengandung kolagen tipe I, V, dan X, elastin, serta beberapa senyawa yang berkaitan dengan kesehatan kulit dan jaringan ikat.
"Secara teori, setelah dicerna, kandungan tersebut bisa menyediakan peptida yang membantu produksi kolagen atau menjadi bahan dasar pembentuk jaringan," jelasnya, seperti dilansir Women's Health Australia.
@byzareefa the secret to plump skin, strong joints, and glossy hair is... eggshell membrane? the thin layer inside your eggshell is packed with collagen, hyaluronic acid, chondroitin, and glucosamine - nature's cocktail for youthful skin and joint repair. studies show it improves skin elasticity and reduces wrinkles in just a few weeks. and it's not new - ancient cultures crushed eggshells for calcium and used the membrane to heal wounds and promote tissue regeneration. #fyp #skin #collagen #eggshellmembrane #skinfood ♬ original sound - byzareefa
Sayangnya, jumlah membran telur yang dikonsumsi secara langsung biasanya sangat kecil dan tidak konsisten. Karena itu, manfaatnya untuk kulit masih diragukan.
Penelitian yang ada sejauh ini juga lebih banyak menyoroti manfaat membran telur dalam bentuk suplemen untuk kesehatan sendi, bukan kecantikan kulit.
Salah satu studi pada 2009 menemukan bahwa konsumsi suplemen Natural Eggshell Membrane (NEM) sebanyak 500 mg per hari membantu mengurangi nyeri dan kekakuan sendi. Penelitian lain pada 2021 juga menunjukkan konsumsi 300 mg membran telur selama 12 minggu dapat membantu meredakan nyeri osteoarthritis lutut.
Baca juga: Mitos atau Fakta: Telur Bisa Memicu Jerawat? |
Meski begitu, Jordan mengingatkan bahwa sebagian besar penelitian tersebut didanai perusahaan suplemen, sehingga masih dibutuhkan studi yang lebih besar dan independen.
Sementara untuk manfaat kulit, bukti ilmiahnya masih sangat terbatas.
"Satu studi kecil menemukan kemungkinan peningkatan elastisitas dan kelembapan kulit setelah konsumsi membran telur terhidrolisis, tetapi datanya masih sangat awal dan belum cukup kuat untuk dijadikan rekomendasi," katanya.
Jordan juga tidak menyarankan orang mengerok dan memakan membran telur langsung di rumah. Pasalnya, cangkang telur berisiko mengandung bakteri seperti Salmonella yang dapat memicu gangguan kesehatan.
"Suplemen yang sudah melalui proses pemanasan dan pengujian tentu lebih aman. Tetapi tetap saja, ini belum bisa dianggap solusi yang benar-benar terbukti," terangnya.
Orang yang memiliki alergi telur juga disarankan menghindari tren ini sepenuhnya. Daripada mengikuti beauty hack viral yang belum jelas efektivitasnya, Jordan menyarankan fokus pada dasar perawatan kulit yang sudah terbukti secara ilmiah.
Mulai dari konsumsi protein cukup, memperbanyak buah dan sayuran kaya antioksidan, asupan omega-3, tidur berkualitas, hidrasi yang baik, hingga rutin memakai sunscreen setiap hari.
(hst/hst)










































