Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Foto: Ketika Wanita yang Ditumbuhi Brewok Mengenakan Busana Pengantin

Kiki Oktaviani - wolipop
Kamis, 02 Jul 2015 15:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Urban Bridesmaid
Jakarta - Setiap manusia memang tidak dilahirkan sempurna. Seperti wanita bernama Harnaam Kaur. Pada awalnya, ia harus berjuang dengan cemooh dan bullying dari lingkungannya karena wajahnya ditumbuhi kumis dan jenggot lebat layaknya pria.

Sekilas, tak ada yang menyangka bahwa Harnaam adalah seorang wanita karena brewoknya tersebut membuat dirinya seperti pria yang berpenampilan seperti wanita. Berikut ini cerita Harnaam yang harus berjuang dengan kelainan fisiknya itu pada majalah pernikahan online, Rock n Roll Bride. Dalam majalah tersebut, wanita 24 tahun itu juga bertransformasi menjadi pengantin berjenggot yang menawan.

1. Tampil Beda

Harnaam Kaur biasa tampil dengan sorban. Wanita yang memiliki kelainan bernama ovarium polikistik, kondisi ketidakseimbangan hormon seks perempuan itu juga tidak biasa berdandan. Tapi dalam majalah online tresebut, Harnaam tampil berbeda dari biasanya. Mengenakan gaun pengantin warna putih, ia menggunakan sorban putih dengan sematan bunga besar. Wanita berjenggot itu pun berpose sambil membawa bunga yang senada dengan aksesori di kepalanya.

2. Cerita Tentang Kelainan yang Dideritanya

Harnaam menceritakan kondisinya yang berbeda dari wanita lainnya. Tubuhnya ditumbuhi banyak bulu saat ia tumbuh menjadi remaja, di masa pubertasnya.

"Ovarium polikistik adalah kondisi dimana hormon tidak seimbang di dalam tubuh perempuan. Inilah yang membuat lebih banyak hormon pria dibanding wanita dan juga alasan mengapa aku punya jenggot. Dulu aku harus wax bulu-bulu di wajahku dua hingga tiga kali seminggu dan pada satu waktu aku tidak tahan dengan rasa sakit (setelah wax)," cerita Harnaam.

3. Sempat Ingin Bunuh Diri

Memiliki kelainan yang bisa dibilang cukup aneh, membuat wanita asal Inggris itu tumbuh dengan cemooh dan intimidasi dari lingkungan di sekolahnya saat remaja. Harnaam pun sempat berpikir untuk mengakhiri hidupnya karena tidak tahan dengan ejekan serta kekerasan fisik dari lingkungan sekolah yang diterimanya.

"Pada usia 16 tahun adalah masa tersulitku. Aku telah mencoba beberapa kali untuk bunuh diri karena di-bully di sekolah dan orang-orang di sekitar. Aku bersembunyi dan tidak ingin keluar. Kamar tidurku menjadi tempat yang paling aman yang aku miliki. Aku sangat depresi saat itu. Aku ingat aku sempat ingin mencabut nyawaku. Tapi aku aku sadar, aku mulai menasihati diriku sendiri. Aku bilang pada diriku sendiri 'ambil semua energi dalam hidupku dan lakukan sesuatu yang lebih baik,'" kenang Harnaam.

4. Komitmen Menumbuhkan Bulu

Setelah kesadaran tersebut datang, Harnaam pun memutuskan untuk menjadi dirinya sendiri. Dia justru tidak mencukur bulu-bulu di tubuhnya, termasuk kumis dan jenggot. Hal tersebut dilakukannya untuk membuktikan ke publik bahwa ekspektasi dari publik tidak selamanya seperti yang seharusnya. "Sekarang aku menjadi wanita cantik dengan jenggot. Aku sadar tubuhku ini adalah milikku. Aku mencintai diriku apa adanya," kata wanita yang menjadi aktivis itu.

5. Kecantikan yang Berbeda

Fotografer Louisa dari Urban Bridesmaid Photography yang mengabadikan foto-foto Harnaam dengan busana pengantin mengatakan bahwa ia ingin menunjukkan bahwa cantik tidak sekedar seperti supermodel yang ukuran busananya paling kecil. Masyarakat memang harus menerima perbedaan bahwa cantik tidak harus selalu sama yang digambarkan memiliki tubuh tinggi, langsing dengan kulit mulus.

"Saya selalu berpikir untuk memasangkan bunga-bunga di janggut wanita. Aku lalu e-mail Harnaam dan dia senang untuk bergabung dalam pemotretan ini," ujar Louisa.
(kik/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads