Tren Bokong Besar

Ketika Bokong Besar Jadi Simbol Wanita Seksi, dari J-Lo Hingga Kim Kardashian

Hestianingsih - wolipop Selasa, 19 Mei 2015 12:14 WIB
Dok. Getty Images Dok. Getty Images

Jakarta -

Sebagian besar wanita terobsesi memiliki payudara besar agar terlihat lebih seksi dan menarik. Namun --setidaknya untuk saat ini-- perhatian tidak lagi tertuju pada wanita berpayudara besar melainkan bokong. Ya, bokong besar kini sedang cukup digemari dan menjadi 'aset' penting bagi wanita untuk menarik perhatian lawan jenis.

Terhitung sejak 2013, operasi pembesaran bokong atau istilah populernya Brazillian Butt Lift menjadi bedah plastik yang paling tinggi peningkatan jumlah permintaannya. Brazilian Butt Lift merupakan prosedur dimana lemak dari perut, pinggang dan belakang perut disedot dan dipindahkan ke area bokong serta pinggul.

Di Amerika Serikat, prosedur ini cukup populer dan mengalami peningkatan hingga 58 persen jika dibandingkan dengan tahun 2012. Berdasarkan data dari American Society for Aesthetic Plastic Surgery, tak kurang dari 11 ribu operasi brazilian butt lift dan pemasangan implan di bokong ditangani pada 2013, dan itu baru terhitung di kawasan Amerika Serikat saja.

Pengakuan dari spesialis bedah plastik Dr Matthew Schulman yang berbasis di New York, di kliniknya saja, pada 2014 terjadi peningkatan operasi pembesaran payudara hingga 25 persen. Seperti dikutip dari Daily Mail, Matthew mengatakan kalau dirinya bisa menangani sebanyak enam hingga delapan klien dalam seminggu.

Kenapa bokong besar jadi salah satu prosedur kecantikan yang menjadi favorit wanita? Tren ini tak terlepas dari pengaruh para selebriti Hollywood seperti Kim Kardashian, Beyonce, Jennifer Lopez hingga Nicki Minaj. Saat ini para selebriti wanita tak lagi malu-malu memamerkan bokong besar mereka di depan publik, dengan mengenakan busana menerawang dan ketat.

Tren bokong besar sebenarnya tidak serta merta muncul baru-baru ini. Era 'bokong besar itu seksi' sudah dimulai sejak 2000, tepatnya saat kemunculan Jennifer Lopez dengan gaun Versace menerawangnya di Grammy Awards. Hal itu pun diamini oleh Dr. Constantino G. Mendieta, seorang spesialis bedah plastik di Miami. Menurutnya, setelah melihat bokong J-Lo inilah, wanita mulai terpikirkan untuk memiliki aset tubuh yang serupa.

"Setelah mereka melihatnya, orang mulai bertanya pada saya, 'Hey, bagaimana caranya saya bisa punya bagian belakang seperti itu?'" tutur Constantino, dilansir dari situs Style.

Baca Juga: 50 Inspirasi Gaun Pengantin 2015

Kini 14 tahun sejak 'bokong fenomenal' J-Lo, makin banyak wanita yang seolah berlomba-lomba tampil dengan 'sisi belakang' terbaiknya. Selain selebriti, popularitas bokong besar juga meningkat dengan adanya social media terutama Instagram. Kim sukses menelurkan tren belfie (butt selfie) di Instagram. Jangan lupakan juga Rihanna yang sempat membuat heboh saat menghadiri CFDA Awards 2014. Gaun rancangan Adam Selman itu bermaterial transparan dan memperlihatkan hampir seluruh bagian tubuh Rihanna. Selain payudara, bokong besarnya juga terekspos jelas kala itu. Ada pula Nicki Minaj, rapper yang juga berbokong besar dan Iggy Azalea yang disebut-sebut bokong besarnya adalah palsu.

"Banyak pasien saya yang menunjuk selebriti sebagai rujukan untuk tampilan (bokong) yang dia inginkan. Selebriti dengan bokong yang mereka kagumi adalah Jennifer Lopez, Beyonce dan Kim Kardashian," ungkap ahli bedah plastik Dr. Adam Schaffner asal New York.

Kini bahkan telah diciptakan aplikasi smartphone bernama Tap That, dimana penggunanya dapat membesarkan ukuran bokong mereka secara digital. Lewat aplikasi tersebut, mereka bisa membuat bokongnya terlihat seperti milik beberapa selebriti, termasuk J-Lo dan Kim Kardashian Cs.

Tidak hanya wanita yang menyukai bokong besar, pria pun menikmatinya. Obsesi pria terhadap bokong seksi memang sudah bukan hal yang aneh lagi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan University of Buenos Aires, 59 persen pria Argentina lebih tertarik pada bokong yang seksi ketimbang payudara.

Dijelaskan David Buss, Ph.D., seorang profesor psikologi di University of Texas, Austin, alasan pria tertarik dengan bokong sama seperti ketika mereka terobsesi pada payudara, pinggul dan pinggang wanita. Penyebabnya? Keempat area tubuh tersebut merupakan indikator dari subur tidaknya seorang wanita. Sejak zaman pra sejarah, pria cenderung mencari wanita yang bisa menghasilkan keturunan dengan baik. Bokong penuh dan berisi akan mengaktifkan otak yang membangkitkan insting primitif bahwa wanita tersebut memiliki cukup lemak untuk bisa hamil.

Dan dengan semakin populernya selebriti berbokong besar, kini banyak wanita terobsesi memilki bentuk bokong yang lebih kurang sama sehingga melahirkan budaya populer baru. "Budaya pop saat ini lebih banyak menyoroti bokong. Selebriti dengan bokong besar seperti Jennifer Lopez dan Kim Kardashian kini menjadi mainstream sehingga wanita ingin mengubah penampilan mereka dan menonjolkan bokongnya untuk menarik perhatian," jelas penulis NeuroLoveology Ava Cadell, Ph.D.




(Hestianingsih/Ferdy Thaeras)