Tak Hanya Kulit, Rambut juga Bisa Alami Penuaan Dini
wolipop
Jumat, 15 Mei 2015 18:25 WIB
Jakarta
-
Penuaan adalah suatu hal yang pasti terjadi pada setiap manusia. Proses alamiah tersebut ditandai dengan berkurangnya elastisitas kulit dan munculnya kerutan pada wajah. Namun banyak yang masih belum mengetahui bahwa penuaan tak hanya terjadi pada kulit saja, tetapi juga rambut.
Proses penuaan pada rambut tersebut umumnya ditandai dengan rambut yang mulai memutih saat seseorang memasuki usia 30 tahun. Tetapi untuk penuaan dini, perubahan warna rambut tersebut dapat muncul menjelang usia 20 tahun.
"Penuaan ini pada rambut biasa disebut premature grey. Bisa dilihat dari faktor genetik ya, kalau ayah dan ibunya ubanan di usia muda, ada kemungkinan anaknya juga berubah lebih cepat," terang dr. Lilik Norawati Ashadi, SpKK dalam acara Kerastase Hairology di L'oreal Academy, DBS Tower Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (15/5/2015).
Selain faktor usia, kerusakan pada batang rambut akibat pengaruh lingkungan atau kosmetik juga bisa menyebabkan penuaan dini. Salah satu yang paling sering ditemukan adalah pengaruh bahan kimia dari pelurusan atau pewarnaan rambut.
Dokter yang akrab disapa Lilik itu menjelaskan, rambut yang telah mengalami penuaan dini akan terasa lebih kering, kusam, dan permukaannya kasar. Selain itu, menurunnya pertumbuhan rambut menyebabkan kerontokan rambut atau bahkan kebotakan permanen.
Hal ini semua disebabkan oleh menurunnya sel melanosit yang berfungsi untuk memproduksi melanin, yaitu suatu senyawa penting yang berada di dalam akar rambut untuk mencegah rambut memutih. Bila melanosit rusak atau hilang, maka tubuh manusia tidak dapat memproduksi kembali sehingga jumlah melanin yang dihasilkan berkurang dan akan berdampak pada kualitas rambut.
Untuk mengetahui apakah kondisi rambut sudah mulai memasuki fase penuaan dini, dokter yang menjabat sebagai kepala bagian kosmetik medik ini mengatakan bisa dilihat dengan kasat mata. Saat dipegang, batang rambut dan kulit kepala terasa kering, seperti ada pengelupasan.
Oleh karena itu, dr. Liliek menyarankan beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penuaan dini pada rambut. Salah satunya adalah mengurangi stres dan menghindari asap rokok karena akan memberikan polusi bagi batang rambut.
"Saran saya lindungi rambut dari sinar matahari, konsumsilah nutrisi yang sehat dan seimbang. Harus ada protein, vitamin, dan yang penting bebas dari bahan pengawet makanan. Kurangi juga pemakaian bahan kimia pada rambut," tutup dokter yang berpraktik di RSPAD Gatot Soebroto itu.
(int/aln)
Proses penuaan pada rambut tersebut umumnya ditandai dengan rambut yang mulai memutih saat seseorang memasuki usia 30 tahun. Tetapi untuk penuaan dini, perubahan warna rambut tersebut dapat muncul menjelang usia 20 tahun.
"Penuaan ini pada rambut biasa disebut premature grey. Bisa dilihat dari faktor genetik ya, kalau ayah dan ibunya ubanan di usia muda, ada kemungkinan anaknya juga berubah lebih cepat," terang dr. Lilik Norawati Ashadi, SpKK dalam acara Kerastase Hairology di L'oreal Academy, DBS Tower Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (15/5/2015).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dokter yang akrab disapa Lilik itu menjelaskan, rambut yang telah mengalami penuaan dini akan terasa lebih kering, kusam, dan permukaannya kasar. Selain itu, menurunnya pertumbuhan rambut menyebabkan kerontokan rambut atau bahkan kebotakan permanen.
Hal ini semua disebabkan oleh menurunnya sel melanosit yang berfungsi untuk memproduksi melanin, yaitu suatu senyawa penting yang berada di dalam akar rambut untuk mencegah rambut memutih. Bila melanosit rusak atau hilang, maka tubuh manusia tidak dapat memproduksi kembali sehingga jumlah melanin yang dihasilkan berkurang dan akan berdampak pada kualitas rambut.
Untuk mengetahui apakah kondisi rambut sudah mulai memasuki fase penuaan dini, dokter yang menjabat sebagai kepala bagian kosmetik medik ini mengatakan bisa dilihat dengan kasat mata. Saat dipegang, batang rambut dan kulit kepala terasa kering, seperti ada pengelupasan.
Oleh karena itu, dr. Liliek menyarankan beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penuaan dini pada rambut. Salah satunya adalah mengurangi stres dan menghindari asap rokok karena akan memberikan polusi bagi batang rambut.
"Saran saya lindungi rambut dari sinar matahari, konsumsilah nutrisi yang sehat dan seimbang. Harus ada protein, vitamin, dan yang penting bebas dari bahan pengawet makanan. Kurangi juga pemakaian bahan kimia pada rambut," tutup dokter yang berpraktik di RSPAD Gatot Soebroto itu.
(int/aln)
Fashion
Ingin Tampil Feminin dan Lebih Stylish dengan Bawahan Rok? Cek Koleksi Menariknya di Sini!
Fashion
Pilihan Aksesori Simpel yang Bikin Gaya Kamu Terlihat Lebih Keren
Fashion
Cari Dompet Kulit Awet Biar Bisa Dipakai Lama? Produk dari ROUNN Ini Bisa Jadi Jawabannya
Health & Beauty
Dua Serum PDRN Favorit Banyak Orang, Fokus Regenerasi dan Hidrasi Kulit!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Niat Cantik Berujung Maut, Ibu 2 Anak Meninggal Usai Oplas Bokong & Perut
Era Glitchy Glam 2026, Saat Kecantikan Tidak Sempurna Justru Jadi Tren
Mengenal Lactic Acid, Bahan Skincare AHA yang Aman dan Lebih Ramah Kulit
Kenapa Ada Jerawat di Dagu? Pahami Penyebab hingga Cara Mengatasinya
Ini Tren Lipstik 2026 yang Patut Dicoba, Smoky Rose hingga Cherry Red
Most Popular
1
Potret George Clooney dan Istri yang Kini Jadi WN Prancis, Disindir Trump
2
7 Foto Mesra Manohara Dengan Pacar Baru YouTuber Asal Denmark
3
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
4
6 Artis Libur Tahun Baru 2026 ke Luar Negeri Bareng Pacar, Makin Lengket
5
Ramalan Zodiak Pisces 2026: Kesempatan Emas Terbuka, Jangan Salah Langkah
MOST COMMENTED











































