Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Model yang Jadi Selingkuhan Cristiano Ronaldo Kritis Pasca Operasi Plastik

wolipop
Kamis, 04 Des 2014 11:38 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

ist.
Jakarta -

Jika kebanyakan wanita tidak percaya diri dengan paha yang besar, berbeda dengan model dan bintang reality TV asal Brazil, Andressa Urach yang terobsesi memiliki bentuk paha sintal. Sampai akhirnya, ia melakukan prosedur kecantikan pembesaran paha.

Sayangnya, prosedur tersebut malah berakhir menjadi bencana. Wanita yang terkenal karena gosip hubungan gelapnya bersama pesepakbola Cristiano Ronaldo itu kini mengalami kritis setelah beberapa waktu lalu melakukan prosedur pembesaran paha.

Urach menjalani prosedur filler dengan menggunakan dua injeksi dengan cairan yang berbeda jenis, hydrogel dan PMMA. Cairan tersebut disuntikkan di paha atas dan bawah. Rupanya, cairan tersebut memiliki efek buruk pada tubuhnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada Juli 2014 ini, wanita yang dinobatkan sebagai runner-up bokong terbaik di Brazil itu merasa kakinya sangat sakit. Prosedur tersebut ternyata membuat otot-otot kakinya membusuk. Saat masih bisa diwawancarai, Urach mengatakan bahwa hydrogel tidak bisa diserap tubuhnya yang menyebabkan kakinya jadi sakit.

"Aku juga mengetahui bahwa PMMA sudah melekat di ototku yang membuat jaringan di dalam tubuhku jadi membusuk. Itu sebabnya aku merasa kesakitan. Aku minum morfin setiap empat jam sekali dan antibiotik untuk meringankan rasa sakit," ungkap Urach kepada situs R7 beberapa waktu lalu.

Meski penyakitnya tersebut sudah ditangani, tapi tampaknya cairan yang berbahaya tersebut sudah menyebar kemana-kemana. Pada Sabtu (29/11/2014), wanita 27 tahun itu dilarikan ke rumah sakit Conceicao di Porto Alegre, Brazil dalam keadaan yang sudah kritis karena infeksi di kaki kirinya.

Menurut dokter, wanita yang dijuluki sebagai Miss Bum Bum itu mengalami komplikasi. Beberapa media memberitakan bahwa kabarnya dua kaki Urach telah diamputasi untuk mencegah penyebaran ke seluruh tubuhnya.

Untuk informasi tersebut, pihak rumah sakit tidak mau berkomentar. Mereka hanya mengatakan bahwa tekanan darah Urach sangat rendah dan kini dalam penanganan yang serius.

(kik/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads