Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Desainer John Galliano Beralih Menjadi Konsultan Produk Kecantikan

wolipop
Senin, 19 Mei 2014 09:11 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Getty Images
Jakarta - Setelah kasus rasis beberapa tahun lalu, John Galliano tampaknya masih belum bisa diterima di industri fashion. Akibat kasus penghinaan agama, ras dan etnis yang dilakukannya kepada seorang wanita di Paris pada 2011 silam, Galliano dipecat dari jabatan creative director Dior.

Gelar kehormatan 'Legion d'Honneur' untuk peran Galliano dalam industri mode Haute Couture juga telah dicopot oleh presiden Prancis, Francois Hollande. Selama tiga tahun ini, desainer asal Inggris tersebut mencoba terus berkarya, namun busana rancangannya pun belum bisa diterima di masyarakat.

Meskipun sempat bekerja untuk label prestisius Oscar de la Renta, karya Galliano masih 'terlarang' ditampilkan di beberapa tempat. Pelarangan tersebut terjadi di Israel. Seorang kontestan menyanyi asal Israel bernama Moran Mazor, dilarang oleh Israel Broadcasting Authority (IBA) menggunakan busana dari Galliano.

Belum bisa sepenuhnya diterima di industri fashion, Galliano beralih ke produk kecantikan. Kini, pria 53 tahun itu dipercaya menjadi konsultan untu sebuah perusahaan parfum dan kosmetik mewah L'Etoile.

Dalam website L'Etoile, perusahaan asal Rusia tersebut mengumumkan kerjasamanya dengan Galliano melalui poster besar yang dibuat seperti headline koran. "John is Back!" begitu tulisan yang tertera di websitenya.

L'Etoile merupakan perusahaan retailer terbesar di Rusia. L'Etoile telah memiliki 750 gerao dan membawa 150 brand prestisius sekelas Chanel, Guerlain and Christian Dior.

Galliano dipercaya menduduki jabatan sebagai konsultan di L'Etoile karena ia memiliki pengalaman di industri parfum. Galliano telah memiliki sembilan parfum dengan label yang memakain namanya sendiri itu. Bersama Dior, pria berambut gondrong tersebut juga kerap menciptakan karya-karya di lini kecantikan yang berbasis di Paris itu.
(kik/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads