Liputan Khusus
Rambut Rontok Setiap Hari, Normalkah?
wolipop
Jumat, 09 Nov 2012 10:32 WIB
Jakarta
-
Rambut yang terus-menerus rontok setiap harinya tidak jarang membuat orang merasa khawatir karena takut mengalami kebotakan dini. Lalu apakah normal jika Anda seringkali mengalami kerontokan rambut?
Jangan khawatir jika memang Anda mengalami kerontokan rambut setiap hari. Menurut para ahli di Web MD, setiap orang kehilangan rambut setiap harinya. Rambut yang rontok sebanyak 100 helai per hari masih dianggap dalam batas wajar.
Tapi kalau rambut Anda rontok karena penganruh faktor genetik, kerontokan yang Anda alami bisa lebih dari 100 helai per harinya. Pada pria umumnya kerontokan terjadi sampai mengakibatkan kebotakan di suatu area kulit kepala (biasanya di sekitar dahi dan bagian atas kepala) sedangkan pada wanita terjadi penipisan rambut di seluruh area kulit kepala.
Menurut ahli kecantikan dari About.com Julyne Derrick, kerontokan rambut terjadi tergantung pada jenis rambut, usia, dan siklus pertumbuhan rambut. Kerontokan rambut banyak dialami mereka yang berusia sekitar 50 tahun dan pada wanita umumnya terjadi setelah menopause.
Gejala yang dialami setiap orang dalam kerontokan rambut tidaklah sama. Ada orang yang mengalami penipisan rambut secara perlahan dan nyaris tidak terlihat, namun ada pula orang yang mengalami kerontokan rambut dengan jumlah banyak sekaligus. Dampaknya pun berbeda, ada orang yang mengalami kebotakan di seluruh bagian kulit kepala dan ada pula yang hanya mengalami kebotakan di area kulit kepala tertentu.
Pada pria kerontokan rambut umumnya meninggalkan kebotakan di area dahi atau bagian atas kepala sehingga lebih terlihat jelas oleh pandangan mata. Sedangkan pada wanita, kerontokan yang terjadi biasanya tidak sampai menyebabkan kebotakan melainkan menipiskan rambut di seluruh bagian kulit kepala sehingga tidak terlihat terlalu ekstrem seperti pria.
Jika memang Anda merasa kerontokan rambut yang dialami sudah tidak wajar, periksakan ke dokter kulit untuk mengetahuinya secara pasti. Dokter biasanya akan menanyakan beberapa pertanyaan seperti seberapa sering rambut rontok, kapan mulainya dan apakah orangtua Anda juga mengalami kerontokan rambut.
Tak hanya itu, dokter juga akan melihat dari dekat bagaimana kondisi kulit kepala Anda. Dokter akan melihat pola kerontokan rambut yang dialami dan bisa jadi melakukan beberapa tes pada rambut Anda. Jika penyebab kerontokan rambut Anda belum jelas, dokter bisa meminta Anda melakukan tes darah atau melihat sample rambut atau kulit kepala dengan mikroskop.
(eny/rma)
Jangan khawatir jika memang Anda mengalami kerontokan rambut setiap hari. Menurut para ahli di Web MD, setiap orang kehilangan rambut setiap harinya. Rambut yang rontok sebanyak 100 helai per hari masih dianggap dalam batas wajar.
Tapi kalau rambut Anda rontok karena penganruh faktor genetik, kerontokan yang Anda alami bisa lebih dari 100 helai per harinya. Pada pria umumnya kerontokan terjadi sampai mengakibatkan kebotakan di suatu area kulit kepala (biasanya di sekitar dahi dan bagian atas kepala) sedangkan pada wanita terjadi penipisan rambut di seluruh area kulit kepala.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gejala yang dialami setiap orang dalam kerontokan rambut tidaklah sama. Ada orang yang mengalami penipisan rambut secara perlahan dan nyaris tidak terlihat, namun ada pula orang yang mengalami kerontokan rambut dengan jumlah banyak sekaligus. Dampaknya pun berbeda, ada orang yang mengalami kebotakan di seluruh bagian kulit kepala dan ada pula yang hanya mengalami kebotakan di area kulit kepala tertentu.
Pada pria kerontokan rambut umumnya meninggalkan kebotakan di area dahi atau bagian atas kepala sehingga lebih terlihat jelas oleh pandangan mata. Sedangkan pada wanita, kerontokan yang terjadi biasanya tidak sampai menyebabkan kebotakan melainkan menipiskan rambut di seluruh bagian kulit kepala sehingga tidak terlihat terlalu ekstrem seperti pria.
Jika memang Anda merasa kerontokan rambut yang dialami sudah tidak wajar, periksakan ke dokter kulit untuk mengetahuinya secara pasti. Dokter biasanya akan menanyakan beberapa pertanyaan seperti seberapa sering rambut rontok, kapan mulainya dan apakah orangtua Anda juga mengalami kerontokan rambut.
Tak hanya itu, dokter juga akan melihat dari dekat bagaimana kondisi kulit kepala Anda. Dokter akan melihat pola kerontokan rambut yang dialami dan bisa jadi melakukan beberapa tes pada rambut Anda. Jika penyebab kerontokan rambut Anda belum jelas, dokter bisa meminta Anda melakukan tes darah atau melihat sample rambut atau kulit kepala dengan mikroskop.
(eny/rma)
Elektronik & Gadget
SanDisk Phone Drive USB, Solusi Tambah Storage HP Android yang Praktis
Olahraga
Performa di Lapangan Lebih Stabil dan Responsif dengan Nike Sabrina 3 EP
Hobi dan Mainan
Review Bagasi LOBO Assistant Kit 3.5L, Organizer Praktis untuk Travel
Olahraga
Nike Precision 7 Pink Blast, Pilihan Sepatu Basket yang Nyaman & Stylish
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Rambut Kering dan Bercabang? Coba 6 Cara Merawat Kulit Kepala Ini
7 Tips Skincare Saat Mudik Naik Motor, Glowing Meski Kena Debu dan Matahari
Harper Beckham Siap Rilis Brand Kosmetik di Usia 14, Jadi Saingan Kylie Jenner
Contrast Makeup Theory: Teori Makeup Viral Bikin Riasan Lebih Cocok di Wajah
Masuk Usia 40? Ini Skincare dan Makeup Wajib agar Kulit Tetap Kencang
Most Popular
1
Ramalan Zodiak 15 Maret: Libra Pemasukan Tinggi, Sagitarius Ada Rezeki Datang
2
Ramalan Zodiak Cinta 15 Maret: Pisces Redam Konflik, Aries Perbaiki Hubungan
3
7 Drama Korea Fantasi Terbaru yang Bikin Penonton Ketagihan
4
Presenter Ini Menikahi Dirinya Sendiri, Putranya yang Mengantar ke Pelaminan
5
Cindy Crawford Ungkap Rutinitas Pagi di Usia 60 Tahun, Tuai Sindiran Netizen
MOST COMMENTED











































