Liputan Khusus
Ini Dia Penyebab Kerontokan Rambut
wolipop
Selasa, 14 Agu 2012 10:08 WIB
Jakarta
-
50% wanita mengalami kerontokan pada rambutnya. Apakah Anda termasuk? Sebelum menjawabnya, coba dulu amati apakah memang kerontokan yang Anda alami sudah dalam tahap mengkhawatirkan.
Situs Mayo Clinic menyebutkan, rata-rata orang rambutnya rontok 50-100 helai per harinya. Jika rambut yang rontok sudah lebih dari 100 helai, baru bisa disebut mengalami kerontokan.
Ada banyak hal penyebab kerontokan rambut. Yuk kenali agar Anda bisa mencegahnya dengan cara yang tepat, seperti dipaparkan Mayo Clinic berikut ini:
1. Hormon
Ketidakseimbangan hormon juga dapat menjadi penyebab kerontokan rambut. Setelah melahirkan atau saat hamil, banyak wanita yang khawatir dengan kerontokan rambut mereka. Hal ini disebabkan oleh kadar hormon yang berubah dan tidak seimbang. Jika ini yang Anda alami, jangan khawatir karena hanya terjadi sementara.
2. Obat-obatan
Penyebab lainnya adalah obat. Jika Anda sedang menjalani kemoterapi, mengonsumsi pil KB dan vitamin A secara berlebihan, rambut Anda juga bisa rontok. Orang yang sering minum obat depresi atau tekanan darah tinggi juga bisa mengalami hal serupa.
3. Penyakit
Jika Anda menderita infeksi jamur pada kulit kepala, Anda rentan terhadap kerontokan rambut. Selain itu, orang yang menderita diabetes, masalah tiroid dan sakit lupus juga bisa mengalami hal serupa.
4. Terlalu Sering Mengikat Rambut
Rambut yang terlalu sering dikuncir kuda juga dapat menyebabkan kerontokan rambut. Oleh karena itu jangan terlalu sering menguncir kuda. Tatalah rambut dengan menggerainya atau kalau terpaksa harus menguncir rambut, kuncirlah dengan ikatan yang tidak terlalu kuat.
5. Stres Berat
Orang-orang yang mengalami stres berat atau merasakan shock secara emosional maupun psikis bisa mengalami kerontokan rambut. Shock secara emosional ataupun psikis ini misalnya penurunan berat badan berlebihan, demam tinggi atau ada anggota keluarga yang meninggal.
6. Keturunan
Risiko rambut Anda mengalami kerontokan bisa meningkat jika ada salah satu keluarga yang memiliki masalah serupa. Keturunan juga mempengaruhi di usia berapa rambut Anda mulai rontok.
7. Penataan Rambut
Teknik atau penggunaan pewarnaan rambut yang tidak tepat, pelurusan rambut dan pemakaian curly iron bisa membuat rambut jadi mudah patah. Jadi sebaiknya jangan terlalu sering menata rambut dengan cara-cara tersebut.
Dapatkan update terkini tentang hair & fashion juga aktivitas seru lainnya! Kunjungi Sunsilk hair fashion www.hairfashion.me
(eny/hst)
Situs Mayo Clinic menyebutkan, rata-rata orang rambutnya rontok 50-100 helai per harinya. Jika rambut yang rontok sudah lebih dari 100 helai, baru bisa disebut mengalami kerontokan.
Ada banyak hal penyebab kerontokan rambut. Yuk kenali agar Anda bisa mencegahnya dengan cara yang tepat, seperti dipaparkan Mayo Clinic berikut ini:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketidakseimbangan hormon juga dapat menjadi penyebab kerontokan rambut. Setelah melahirkan atau saat hamil, banyak wanita yang khawatir dengan kerontokan rambut mereka. Hal ini disebabkan oleh kadar hormon yang berubah dan tidak seimbang. Jika ini yang Anda alami, jangan khawatir karena hanya terjadi sementara.
2. Obat-obatan
Penyebab lainnya adalah obat. Jika Anda sedang menjalani kemoterapi, mengonsumsi pil KB dan vitamin A secara berlebihan, rambut Anda juga bisa rontok. Orang yang sering minum obat depresi atau tekanan darah tinggi juga bisa mengalami hal serupa.
3. Penyakit
Jika Anda menderita infeksi jamur pada kulit kepala, Anda rentan terhadap kerontokan rambut. Selain itu, orang yang menderita diabetes, masalah tiroid dan sakit lupus juga bisa mengalami hal serupa.
4. Terlalu Sering Mengikat Rambut
Rambut yang terlalu sering dikuncir kuda juga dapat menyebabkan kerontokan rambut. Oleh karena itu jangan terlalu sering menguncir kuda. Tatalah rambut dengan menggerainya atau kalau terpaksa harus menguncir rambut, kuncirlah dengan ikatan yang tidak terlalu kuat.
5. Stres Berat
Orang-orang yang mengalami stres berat atau merasakan shock secara emosional maupun psikis bisa mengalami kerontokan rambut. Shock secara emosional ataupun psikis ini misalnya penurunan berat badan berlebihan, demam tinggi atau ada anggota keluarga yang meninggal.
6. Keturunan
Risiko rambut Anda mengalami kerontokan bisa meningkat jika ada salah satu keluarga yang memiliki masalah serupa. Keturunan juga mempengaruhi di usia berapa rambut Anda mulai rontok.
7. Penataan Rambut
Teknik atau penggunaan pewarnaan rambut yang tidak tepat, pelurusan rambut dan pemakaian curly iron bisa membuat rambut jadi mudah patah. Jadi sebaiknya jangan terlalu sering menata rambut dengan cara-cara tersebut.
Dapatkan update terkini tentang hair & fashion juga aktivitas seru lainnya! Kunjungi Sunsilk hair fashion www.hairfashion.me
(eny/hst)
Pakaian Wanita
Anti Gerah! Rapika Biang Hijab Cool Bikin Adem & Wangi Awet hingga 7 Hari
Olahraga
Dunlop Pro Padel Balls: Bola Padel Berkualitas dengan Pantulan Stabil
Perawatan dan Kecantikan
Rekomendasi Pembersih Kewanitaan untuk Atasi Gatal dan Keputihan
Elektronik & Gadget
Nggak Bikin Tagihan Listrik Bengkak, Ini Rekomendasi Air Cooler Terbaik
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
D&G Rilis Ulang Parfum The One Setelah 20 Tahun, Hadirkan Aroma Intens
6 Tips Makeup Lebaran Praktis yang Tahan Lama saat Silaturahmi
Tren Pearly Lips untuk Lebaran, Bikin Bibir Glowing Natural & Lebih Plumpy
9 Parfum Tahan Lama Terbaik untuk Lebaran, Wanginya Awet Tanpa Semprot Ulang
Viral Divorce Dust, Tren Makeup untuk Bongkar Pasangan Selingkuh
Most Popular
1
Eks Ratu Tenis Anna Kournikova Unggah Foto Keluarga Pasca Lahiran di Usia 44
2
Ramalan Zodiak Cinta 22 Maret: Taurus Cemburu, Scorpio Perbaiki Hubungan
3
Ramalan Zodiak 22 Maret: Cancer Jangan Mudah Percaya, Virgo Tak Ada Hambatan
4
Gemas, Potret Keluarga Kecil Pangeran Mateen Ucapkan Selamat Lebaran
5
Gaya Luna Maya dan Cinta Laura Pakai Mukena Pink-Putih, Salat Ied di Kapal
MOST COMMENTED











































