Rahasia Glowing Amna Al Qubaisi Meski Sering Beraksi di Lintasan Balap
Sebagai wanita pertama yang berhasil menembus kategori pro dalam ajang bergengsi Porsche Carrera Cup Asia (PCCA) 2026, mengendarai Porsche 911 GT3 Cup (992.2), Amna Al Qubaisi bukan sekadar ikon di balik kemudi.
Di balik helm dan pakaian balap tahan apinya, pembalap asal Uni Emirat Arab ini menyimpan rutinitas kesehatan dan kecantikan yang disiplin untuk menjaga performa di lingkungan yang ekstrem.Baginya, menjadi atlet di olahraga yang didominasi pria menuntut keseimbangan antara kekuatan fisik dan ketenangan mental.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amna Al Qubaisi saat acara Wardah Lip Paddock, Own Your Finish (14/5/2026). Foto: Dok. Gresnia/Wolipop. |
Menurut Amna, kecantikan dan kesehatan adalah investasi jangka panjang yang dimulai dari apa yang ia konsumsi. Ia percaya bahwa tubuh yang ternutrisi dengan baik adalah kunci untuk menghadapi intensitas balapan yang menguras energi.
"Agar tetap sehat, aku selalu berusaha untuk makan makanan sehat. Aku tidak pernah membatasi diriku seperti dari jumlah tertentu, tetapi selalu mengonsumsi makanan organik yang sehat dan minum banyak air putih. Sangat penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dan juga dari waktu ke waktu kamu harus tetap menjaga gaya hidup aktif secara fisik," kata Amna saat ditemui Wolipop saat acara Wardah Lip Paddock, Own Your Finish, di Senayan City, Jakarta baru-baru ini.
Ia rutin olahraga dan bergerak untuk menjaga daya tahan tubuhnya. "Saya berlatih dua jam sehari untuk menjaga kebugaran dan kesehatan demi persiapan balapan dan bagian ketahanan fisik dalam perlombaan," ungkapnya.
Ketangguhan fisiknya di lintasan juga diimbangi dengan manajemen waktu istirahat yang ketat. Global Face of Wardah ini menyadari bahwa pemulihan adalah bagian dari kemenangan. Dengan jadwal yang sangat padat, ia tidak pernah mengabaikan kebutuhan tidurnya.
"Dengan gaya hidup yang sibuk, jika saya tidur kurang dari delapan jam, saya akan menyisihkan sedikit waktu di sepanjang hari untuk tidur siang dan mencoba mengganti delapan jam tidur tersebut," jelas Amna.
Setelah melewati akhir pekan yang penuh adrenalin dan keringat di sirkuit, Amna memiliki ritual khusus untuk mengembalikan kesegaran kulit dan pikirannya. Ritual self-care ini menjadi momen sakral baginya untuk melepas penat sebelum kembali berkompetisi.
"Perawatan diri (self-care) favoritku setelah balapan, biasanya di akhir pekan, adalah aku akan duduk, menyalakan musik, dan memakai masker wajah. Aku membiarkannya selama sekitar 15 menit, lalu membilasnya dan aku merasa sangat segar. Itu adalah caraku untuk menenangkan diri dan bersantai setelah akhir pekan yang sangat intens," pungkas Amna.
Amna Al Qubaisi, wanita kelahiran 28 Maret 2000 ini adalah pembalap profesional asal Uni Emirat Arab yang dikenal sebagai pionir wanita di dunia motorsport Timur Tengah. Amna yang merupakan putri dari pembalap endurance legendaris Khaled Al Qubaisi ini telah mencatatkan berbagai sejarah penting sejak memulai karier balapnya di usia 14 tahun.
(gaf/eny)












































