Terlalu Vulgar, Iklan Parfum YSL Diprotes 948 Orang
Kiki Oktaviani - wolipop
Jumat, 01 Jun 2012 07:30 WIB
Jakarta
-
Iklan tersebut difoto oleh Steven Meisel dan diawasi oleh creative director YSL Tom Ford. Dahl yang berpose sangat seksi diterjemahkan sebagai lambang provokasi seksual dan kebebasan kaum wanita.
Wanita 34 tahun itu membantah bahwa foto tersebut terlalu vulgar. Dahl melihat gambar tersebut dari sisi seni.
"Foto tersebut indah. Hal itu terlihat seperti anti-wanita, padahal sebenarnya saya pikir itu sangat memberdayakan perempuan," ujar Dahl.
Iklan YSL tersebut bukan satu-satunya yang menuai reaksi negatif dari masyarakat. Tahun lalu, iklan parfum lainnya dari YSL 'Belle d'Opium' juga dilarang terbit, karena diduga memperlihatkan simulasi penggunaan narkoba.
(kik/kik)
Parfum Yves Saint Laurent, YSL Opium sempat menjadi kontroversi di tahun 2000. Iklan yang dibintangi Sophie Dahl itu menjadi salah satu iklan yang paling berani selama 50 tahun terakhir.
Dalam iklan tersebut terlihat Dahl terlentang tanpa menggunakan busana, namun menggunakan aksesori kalung, gelang dan sandal tinggi. Model asal London itu pun berfoto sensual sambil memegang payudaranya.
Menurut survei Britain's Advertising Standards Authority --Oritas Standar Iklan di Inggris--, iklan vulgar itu menduduki peringkat kedelapan yang paling banyak diprotes. Iklan yang menuai 948 komplain itu dinilai terlalu sensual, yang mengakibatkan iklan tersebut ditarik dari billboards.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wanita 34 tahun itu membantah bahwa foto tersebut terlalu vulgar. Dahl melihat gambar tersebut dari sisi seni.
"Foto tersebut indah. Hal itu terlihat seperti anti-wanita, padahal sebenarnya saya pikir itu sangat memberdayakan perempuan," ujar Dahl.
Iklan YSL tersebut bukan satu-satunya yang menuai reaksi negatif dari masyarakat. Tahun lalu, iklan parfum lainnya dari YSL 'Belle d'Opium' juga dilarang terbit, karena diduga memperlihatkan simulasi penggunaan narkoba.
(kik/kik)











































