Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

6 Aroma Parfum yang Bisa Bikin Lebih Percaya Diri, Terbukti Lewat Sains

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Rabu, 12 Agu 2026 13:28 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

young female smelling a bottle of perfume
Foto: Getty Images/iStockphoto/loooby
Jakarta -

Parfum bukan sekadar pelengkap penampilan. Aroma tertentu ternyata dapat memengaruhi suasana hati, bahkan membantu meningkatkan rasa percaya diri.

Jadi, saat akan menghadapi hari penting, presentasi, kencan, atau sekadar ingin merasa lebih powerful, memilih parfum dengan aroma yang tepat bisa menjadi salah satu trik untuk membuat mood lebih positif.

"Berbagai penelitian menunjukkan bahwa aroma dan parfum dapat memengaruhi suasana hati melalui mekanisme kerja otak," jelas Debora Xavier, ahli parfum sekaligus product development manager di Granado, seperti dikutip dari Real Simple.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini terjadi karena indra penciuman memiliki hubungan yang erat dengan sistem limbik di otak, bagian yang berperan dalam mengatur emosi. Itulah mengapa aroma tertentu bisa membuat kita merasa lebih rileks, bahagia, dan berenergi.

Berikut enam aroma parfum yang menurut penelitian dan para ahli dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri.

ADVERTISEMENT

1. Citrus

ilustrasi citrusIlustrasi citrus. Foto: shutterstock

Aroma citrus seperti orange, lemon, bergamot, dan grapefruit identik dengan kesan segar. Selain itu, aroma citrus memiliki efek yang dapat meningkatkan energi sekaligus memperbaiki suasana hati.

"Aroma ini dapat menstimulasi pelepasan dopamin dan serotonin, serta berpotensi membantu pada kondisi depresi ringan," ujar Debora.

Salah satu penelitian yang sering dikutip mengenai hubungan aroma dan suasana hati diterbitkan dalam Behavioural Brain Research pada 2006. Karakter citrus yang segar dan energik cocok untuk kamu yang ingin memulai hari dengan suasana hati lebih positif atau membutuhkan sedikit dorongan sebelum menghadapi agenda penting.

2. Sandalwood

Close-up photo of sandalwood pieces.Close-up photo of sandalwood pieces. Foto: Getty Images/Ivan Bajic

Untuk kamu yang lebih suka aroma hangat dan woody, sandalwood bisa menjadi pilihan. Selain memberikan kesan elegan, aroma ini juga disebut memiliki efek stimulatif terhadap sistem saraf.

"Aroma sandalwood yang hangat dan creamy telah menunjukkan efek stimulasi terhadap sistem saraf," kata Kara Kowalski, ahli parfum sekaligus product development lead di Snif.

Penelitian yang diterbitkan dalam Planta Medica menemukan bahwa menghirup minyak sandalwood dapat meningkatkan sejumlah respons fisiologis, termasuk denyut nadi dan konduktansi kulit. Partisipan penelitian juga melaporkan tingkat suasana hati yang lebih baik.

Dengan karakter yang hangat tetapi tidak terlalu manis, sandalwood bisa menjadi pilihan ketika ingin tampil lebih tenang, berkarakter, dan percaya diri.

3. Vanilla

Vanilla beans with flower isolated on white background.Vanilla beans with flower isolated on white background. Foto: Getty Images/amriphoto

Vanilla mungkin menjadi salah satu aroma yang paling mudah dikaitkan dengan perasaan nyaman. Manis, hangat, dan sedikit nostalgic, aroma ini seolah punya kemampuan untuk membuat suasana terasa lebih menyenangkan.

"Vanilla memberikan rasa nyaman sekaligus membantu menenangkan emosi. Aroma ini menciptakan perasaan tenang dan membuat seseorang terasa lebih mudah didekati," jelas Jeniece Trizzino, vice president of innovation and product di Scentbird.

Penelitian menunjukkan bahwa aroma vanilla membantu mengurangi kecemasan dan meningkatkan perasaan bahagia. Dalam salah satu penelitian, pasien yang terpapar aroma vanilla selama pemeriksaan MRI tingkat stresnya lebih rendah.

Efek menenangkan tersebut dipercaya dapat membantu mengurangi ketegangan dan membuat emosi lebih stabil. Hasilnya, rasa percaya diri yang muncul pun terasa lebih tenang dan tidak berlebihan.

4. Mawar

Aromatic and chemical-free morning cleansing freshness. Soft focus and light.Ilustrasi mawar. Foto: Getty Images/iStockphoto/Anna-Ok

Aroma rose atau mawar sering kali mendapat label feminin dan romantis. Lebih dari itu, aroma bunga ini ternyata juga dikaitkan dengan efek positif terhadap emosi.

"Mawar dapat membantu mengurangi kadar kortisol serta meningkatkan perasaan puas dan sensual," kata Debora.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Natural Product Communications menemukan bahwa partisipan yang terpapar aroma mawar mengalami penurunan frekuensi pernapasan dan perasaan yang lebih rileks serta tenang. Jadi, kalau ingin parfum yang memberikan kesan feminin sekaligus membuat mood lebih tenang, rose bisa jadi pilihan.

5. Lavender

lavender flowers in the summer gardenBunga lavender. Foto: Getty Images/Sviatlana Zhornava

Lavender identik dengan aroma yang menenangkan. Tidak heran jika wanginya sering ditemukan dalam produk aromaterapi, lilin, hingga perawatan tubuh yang ditujukan untuk relaksasi.

Rasa tenang yang diberikan lavender ternyata juga bisa membantu meningkatkan kepercayaan diri.
Menurut penelitian yang dimuat dalam jurnal Frontiers in Psychology, partisipan yang terpapar aroma lavender menunjukkan tingkat kepercayaan interpersonal lebih tinggi dalam sebuah permainan stimulasi.

"Hal ini menunjukkan bahwa lavender membantu seseorang merasa lebih nyaman dan terbuka saat berinteraksi dengan orang lain, yang pada akhirnya dapat memberikan dorongan besar pada rasa percaya diri," jelas Debora.

Cocok untuk kamu yang sering merasa gugup sebelum bertemu orang baru atau menghadapi situasi sosial tertentu. Wangi lavender mungkin bisa membantu menciptakan suasana yang lebih kalem.

6. Melati

Close up of jasmine flowersBunga melati. Foto: Getty Images/iStock/dtimiraos

Manis, sensual, dan punya karakter yang cukup kuat, melati atau jasmine menjadi aroma yang langsung mencuri perhatian. Bukan hanya wanginya yang menarik, melati juga disebut dapat meningkatkan mood dan membuat seseorang lebih percaya diri.

"Jasmine memiliki karakter sensual sekaligus membangkitkan semangat. Aroma ini diketahui dapat menstimulasi otak dan memunculkan perasaan bahagia," ujar Jeniece.

Dia menambahkan bahwa melati juga dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan memperbaiki suasana hati. Efek stimulatifnya bahkan disebut memiliki kemiripan ringan dengan beberapa jenis antidepresan.

"Karakter euforia dari jasmine dapat membantu seseorang merasa lebih terbuka secara emosional, lebih bersinar, dan lebih nyaman saat bersosialisasi," tambahnya.

Jadi, kalau kamu punya agenda yang membuat harus tampil lebih tangguh, parfum dengan aroma melati boleh dicoba.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads