4 Mitos Salah Seputar Jerawat
wolipop
Kamis, 08 Des 2011 14:35 WIB
Jakarta
-
Banyak mitos berkembang di masyarakat tentang hal-hal yang berkontribusi pada timbulnya jerawat. Ternyata cerita nenek moyang yang turun-temurun itu tidak sepenuhnya benar.
Jadi jika Anda selama ini berpikir makan cokelat dapat menimbulkan jerawat, Anda salah. Seperti dikutip All Womens Talk, ini dia 4 mitos salah seputar jerawat.
1. Sering Membersihkan Wajah Bebaskan Anda dari Jerawat
Terkadang tidak terlalu sering membersihkan wajah bukan faktor utama timbulnya jerawat. Justru terlalu sering membersihkan wajah dapat mengiritasi kulit yang dapat menyebabkan jerawat. Meskipun wajah tetap harus dibersihkan dengan rutin, namun jarang terlalu sering. Saat mencuci wajah gunakan air hangat dan pembersih wajah dengan formula lembut.
2. Terlalu Banyak Makan Cokelat Bisa Timbulkan Jerawat
Selama ini yang banyak orang ketahui makan cokelat dapat menyababkan jerawat, padahal mitos tersebut salah. Diana McShane, seorang dokter kulit di Duke University, Amerika juga setuju jika cokelat tidak memiliki pengaruh dengan timbulnya jerawat.
"Cokelat disebut berperan dalam timbulnya jerawat selama beberapa dekade tanpa ada data yang meyakinkan," ujar McShane.
Beberapa studi tidak menemukan hubungan antara cokelat dan jerawat, tapi belum ada satupun data yang dibukukan. Walau begitu, sebagian besar profesional medis setuju jika cokelat penyebab jerawat hanyalah mitos yang salah.
3. Mengatasi Jerawat Bisa dengan Memencetnya
Seringkali di tempat facial jerawat kita dipecahkan supaya jerawat hilang. Padahal cara tersebut salah. Jerawat tidak boleh dipencet secara paksa, karena dapat menimbulkan iritasi. Bukannya sembuh, jerawat bisa semakin membengkak.
4. Makanan Berminyak Penyebab Munculnya Jerawat
Kentang goreng dan keripik tidak berkontribusi pada timbulnya jerawat. Namun menurut mitos yang Anda dengar selama ini makanan berlemak pasti menyebabkan jerawat karena mengandung minyak.
Memang benar jika sebum--minyak alami-- kulit dapat menyebabkan jerawat. Tapi, minyak dalam makanan sama sekali tidak terkait dengan sebum pada kulit. Kulit berminyak bisa desebabkan karena faktor genetik dan hormonal. Misalnya pada masa kehamilan, masa sebelum datang bulan atau pada masa puber.
(kik/eya)
Jadi jika Anda selama ini berpikir makan cokelat dapat menimbulkan jerawat, Anda salah. Seperti dikutip All Womens Talk, ini dia 4 mitos salah seputar jerawat.
1. Sering Membersihkan Wajah Bebaskan Anda dari Jerawat
Terkadang tidak terlalu sering membersihkan wajah bukan faktor utama timbulnya jerawat. Justru terlalu sering membersihkan wajah dapat mengiritasi kulit yang dapat menyebabkan jerawat. Meskipun wajah tetap harus dibersihkan dengan rutin, namun jarang terlalu sering. Saat mencuci wajah gunakan air hangat dan pembersih wajah dengan formula lembut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama ini yang banyak orang ketahui makan cokelat dapat menyababkan jerawat, padahal mitos tersebut salah. Diana McShane, seorang dokter kulit di Duke University, Amerika juga setuju jika cokelat tidak memiliki pengaruh dengan timbulnya jerawat.
"Cokelat disebut berperan dalam timbulnya jerawat selama beberapa dekade tanpa ada data yang meyakinkan," ujar McShane.
Beberapa studi tidak menemukan hubungan antara cokelat dan jerawat, tapi belum ada satupun data yang dibukukan. Walau begitu, sebagian besar profesional medis setuju jika cokelat penyebab jerawat hanyalah mitos yang salah.
3. Mengatasi Jerawat Bisa dengan Memencetnya
Seringkali di tempat facial jerawat kita dipecahkan supaya jerawat hilang. Padahal cara tersebut salah. Jerawat tidak boleh dipencet secara paksa, karena dapat menimbulkan iritasi. Bukannya sembuh, jerawat bisa semakin membengkak.
4. Makanan Berminyak Penyebab Munculnya Jerawat
Kentang goreng dan keripik tidak berkontribusi pada timbulnya jerawat. Namun menurut mitos yang Anda dengar selama ini makanan berlemak pasti menyebabkan jerawat karena mengandung minyak.
Memang benar jika sebum--minyak alami-- kulit dapat menyebabkan jerawat. Tapi, minyak dalam makanan sama sekali tidak terkait dengan sebum pada kulit. Kulit berminyak bisa desebabkan karena faktor genetik dan hormonal. Misalnya pada masa kehamilan, masa sebelum datang bulan atau pada masa puber.
(kik/eya)
Perawatan dan Kecantikan
Base Makeup Lebih Flawless dengan Puff Multifungsi dari Aeris Beaute Favorit Banyak Orang!
Perawatan dan Kecantikan
Rekomendasi Sheet Mask Mediheal Best Seller dari Korea untuk Wajah Cerah, Glowing, dan Bebas Jerawat Saat Lebaran!
Perawatan dan Kecantikan
Kenalan dengan Alchemist Fragrance Pink Laundry & Powder Room, Parfum Clean dan Elegan yang Bikin Kamu Wangi Seharian!
Makanan & Minuman
Lagi Cari Minuman Segar untuk Buka Puasa? Coba ABC Squash Delight Nanas
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Rangkaian Produk Kecantikan 'Glowing' Selama Puasa, Skincare Hingga Makeup
Pesona Bumil Amanda Manopo Tampil Flawless Dengan Riasan Pink yang Soft
Pakai Bedak di Badan Kembali Viral, Body Care Jadul yang Bikin Wangi Seharian
7 Cara Mengatasi Cushion Oksidasi Biar Makeup Tahan Lama dan Wajah Tak Kusam
Bukan Banyak Minum, Ini Kunci Skin Barrier Sehat Saat Puasa Kata Dokter
Most Popular
1
Gaya Nagita Slavina Pakai Kemeja saat Datang Bukber, Harganya di Luar Nurul
2
Penjelasan Gamis Bini Orang Diburu Pembeli Menurut Akademisi Budaya
3
7 Gaya Lisa BLACKPINK Jadi Tamu VIP Konser Bad Bunny di Jepang
4
Model Ini Diejek karena Alis Nyambung, Kini Tampil Lebih Percaya Diri
5
Gaya Edgy Naomi Watts Bareng Anak Transgender di Fashion Show Balenciaga
MOST COMMENTED











































