Ingin Hasil Skin Booster Maksimal? Ini Urutan Perawatan yang Wajib Diikuti
Tren perawatan skin booster kian digandrungi karena ampuh membuat kulit tampak lebih sehat, kenyal, dan glowing secara instan. Namun, untuk mendapatkan hasil yang optimal dan aman, prosedur ini tidak boleh dilakukan sembarangan. Co-founder Eva Mulia Clinic, dr. Eddy Widjaja, mengungkapkan bahwa keberhasilan skin booster sangat ditentukan oleh persiapan kulit yang matang, termasuk kewajiban melakukan facial atau pembersihan komedo tepat sebelum tindakan injeksi dilakukan.
Menurut dr. Eddy, banyak pasien yang belum memahami pentingnya urutan perawatan yang benar di klinik. Ia menegaskan bahwa kondisi kulit harus benar-benar bersih agar cairan skin booster dapat bekerja efektif tanpa memicu komplikasi. Berikut adalah penjelasan lengkap dan urutan langkah standar perawatan skin booster langsung dari dr. Eddy Widjaja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Urutan perawatan skin booster:
1. Wajib Deep Cleansing & Facial Terlebih Dahulu
"Sangat disarankan untuk melakukan facial atau pembersihan komedo dulu, tapi harus di hari yang sama SEBELUM disuntik. Langkah awal ini penting karena wajah harus dibersihkan secara total dari sisa makeup dan debu, yang kemudian dilanjutkan dengan ekstraksi komedo atau facial ringan. Kulit yang bersih dari sumbatan komedo akan meminimalkan risiko infeksi saat proses injeksi," kata dokter Eddy.
2. Proses Anestesi Topikal (Krim Kebal)
Setelah kulit sudah bersih, tahap selanjutnya adalah anestesi topikal selama 30 hingga 45 menit. "Krim mati rasa ini dioleskan ke seluruh wajah dan didiamkan menggunakan plastic wrap. Tujuannya agar pasien merasa nyaman dan meminimalisir rasa sakit atau cekit-cekit selama prosedur penyuntikan berlangsung."
3. Prosedur Injeksi Skin Booster
Proses intinya sendiri memakan waktu sekitar 15 sampai 20 menit. Setelah krim anestesi dibersihkan, dokter akan menyuntikkan cairan skin booster langsung ke lapisan dermis kulit.
"Untuk metodenya, bisa dilakukan secara manual menggunakan jarum kecil yang biasanya meninggalkan bentol-bentol kecil (papul) sementara, atau bisa juga menggunakan alat mesin injeksi khusus (micro injector) untuk hasil yang lebih merata," jelasnya.
4. Post-Treatment Mask & Soothing (Penenangan Kulit)
Tahap terakhir adalah pemulihan yang memakan waktu 10 hingga 15 menit. Sesaat setelah penyuntikan selesai, wajah pasien akan dibersihkan dari sisa darah minimal. "Setelah itu, kami akan mengaplikasikan krim antibiotika khusus. Langkah ini sangat krusial untuk menenangkan kulit sekaligus mencegah kemungkinan terjadinya infeksi sekunder pada bekas suntikan," jelas dokter Eddy.
Dokter Eddy Widjaja menekankan pentingnya tahap pemulihan (post-treatment). Setelah proses penyuntikan selesai, wajah akan dibersihkan dari sisa darah, lalu dioleskan krim antibiotika khusus. Tahap yang memakan waktu 10-15 menit ini berfungsi penting untuk menenangkan kulit sekaligus mencegah risiko infeksi bakteri pada bekas suntikan.
(gaf/eny)











































