Tampak Tua, Model Swedia Gugat Estee Lauder
wolipop
Selasa, 07 Jun 2011 08:37 WIB
Jakarta
-
Caroline Forsling, model pakaian renang asal Swedia, menuntut Estee Lauder dengan gugatan US$ 2 juta atau sekitar Rp 17 milyar. Model yang berdomisili di New York itu merasa tidak terima fotonya dimanipulasi untuk iklan krim anti-aging.
Dilansir dari NyDailyNews, gugatan tersebut berawal dari Caroline melakukan test foto wajahnya untuk produk perawatan rambut pada awal tahun 2011. Namun, wanita 35 tahun itu sangat terkejut ketika ia menemukan fotonya yang tanpa make-up dan diedit lebih tua untuk iklan krim anti-aging dari Estee Lauder.
Ilustrasi foto tersebut digambarkan dua sisi wajah. Sisi wajah bagian kanan diberi label 'after', bagian kiri diberi label 'before', dimana gambar 'before' diedit lebih tua dengan menonjolkan garis halus di sekitar wajah dan mata.
Caroline semakin merasa terhina karena statement yang ada pada iklan tersebut menunjukan brand kosmetik raksasa itu memakai objek penelitian wanita berusia 45 sampai 60 tahun. Sedangkan umur Caroline saja belum menginjak 40.
"Caroline Fursling tidak pernah mengikuti penelitian tersebut. Tentu saja dia juga tidak bisa mengikuti studi tersebut karena jelas-jelas ia lebih muda dari usia 45," isi gugatan Caroline.
"Gambar tersebut juga dimodifikasi dengan software editing foto, meskipun tetap dikenali sebagai gambar Caroline Forsling, namun informasi yang dibuat salah," jelas pengacara Caroline, Edward Rosenthal, yang mengajukan gugatan beberapa hari lalu ke Mahkamah Agung di Manhattan, New York.
Hingga saat ini, belum ada penjelasan dari pihak dari Estee Lauder mengenai tuntutan Caroline Fursling.
(kik/eya)
Dilansir dari NyDailyNews, gugatan tersebut berawal dari Caroline melakukan test foto wajahnya untuk produk perawatan rambut pada awal tahun 2011. Namun, wanita 35 tahun itu sangat terkejut ketika ia menemukan fotonya yang tanpa make-up dan diedit lebih tua untuk iklan krim anti-aging dari Estee Lauder.
Ilustrasi foto tersebut digambarkan dua sisi wajah. Sisi wajah bagian kanan diberi label 'after', bagian kiri diberi label 'before', dimana gambar 'before' diedit lebih tua dengan menonjolkan garis halus di sekitar wajah dan mata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Caroline Fursling tidak pernah mengikuti penelitian tersebut. Tentu saja dia juga tidak bisa mengikuti studi tersebut karena jelas-jelas ia lebih muda dari usia 45," isi gugatan Caroline.
"Gambar tersebut juga dimodifikasi dengan software editing foto, meskipun tetap dikenali sebagai gambar Caroline Forsling, namun informasi yang dibuat salah," jelas pengacara Caroline, Edward Rosenthal, yang mengajukan gugatan beberapa hari lalu ke Mahkamah Agung di Manhattan, New York.
Hingga saat ini, belum ada penjelasan dari pihak dari Estee Lauder mengenai tuntutan Caroline Fursling.
(kik/eya)











































