Cara Merawat Kuku Panjang Agar Tetap Sehat
wolipop
Minggu, 29 Mei 2011 11:15 WIB
Jakarta
-
Memiliki kuku yang panjang, bersih dan berkilau memang menjadi dambaan setiap wanita. Karakter kuku tersebut bisa dibilang sebagai kuku yang sehat.
Pertumbuhan kuku sangat cepat, kira-kira 3 mm setiap bulan. Agar kuku tetap terawat dan tidak patah, jangan lupa untuk selalu merawatnya. Berikut tips merawat kuku yang benar, seperti dilansir dari TypeF.
1. Perawatan yang lembut
Kuku mungkin terlihat memiliki struktur yang kuat. Contohnya saja, bisa disambung dan dicat berulang-ulang. Namun kuku juga butuh perawatan, sama seperti kulit Anda. Jika ingin pertumbuhan kuku tidak terhambat, salah satu cara terbaik adalah dengan rajin mencuci dan mengeringkan kuku. Dengan membasahi kuku, maka akan membuatnya lembab. Jangan lupa juga, setelah kuku dan tanga kering, gunakan lotion tangan yang mengandung lanolin untuk memberikan kelembaban ekstra.
2. Menikur
Rajin menikur dapat mencegah keretakan pada kuku. Caranya dengan menghaluskan kuku dengan alat kikir dan bentuklah ujungnya ouval. Hindari menggunakan cat kuku terlalu sering, karena mengandung bahan kimia yang dapat merusak kuku. Hindari juga penggunaan aseton terlalu sering, kandungan alkoholnya dapat membuat kuku menjadi kering.
3. Ekstension kuku
Kuku yang pendek biasanya lebih sehat. Jika Anda ingin memanjangkan kuku sebaiknya lakukanlah ekstension kuku. Hal ini tidak berbahaya bagi pertumbuhan kuku yang sudah ada, tetapi rentan terhadap infeksi jamur. Jadi pastikan memilih tempat atau salon yang sudah memiliki lisensi, mereka biasanya mensterilkan peralatannya.
4. Mitos perawatan kuku yang salah
Tidak benar jika pertumbuhan kuku dipengaruhi oleh kurangnya gizi, kecuali Anda menderita kekurangan gizi yang parah. Pastikan kebutuhan gizi Anda terpenuhi dengan mengonsumsi berbagai macam buah, sayuran, gandum, susu rendah lemak dan protein, seperti ikan unggas dan kacang.
4. Biotin
Biotin atau vitamin H, dapat membantu pertumbuhan kuku yang sehat. Tidak hanya itu, vitamin H juga bagus untuk pertumbuhan rambut yang kuat. Jika Anda sedang hamil, konsumsi 1 mg biotin dua atau tiga kali sehari. Efek mengonsumsi biotin akan terasa pada kuku setelah 6 bulan. Namun, menurut American College of Dermatology Osteopathic, lebih dari 30 persen orang berhasil mendapatkan kuku yang sehat karena mengonsumsi biotin. Sebaiknya, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen ini.
(kik/kik)
Pertumbuhan kuku sangat cepat, kira-kira 3 mm setiap bulan. Agar kuku tetap terawat dan tidak patah, jangan lupa untuk selalu merawatnya. Berikut tips merawat kuku yang benar, seperti dilansir dari TypeF.
1. Perawatan yang lembut
Kuku mungkin terlihat memiliki struktur yang kuat. Contohnya saja, bisa disambung dan dicat berulang-ulang. Namun kuku juga butuh perawatan, sama seperti kulit Anda. Jika ingin pertumbuhan kuku tidak terhambat, salah satu cara terbaik adalah dengan rajin mencuci dan mengeringkan kuku. Dengan membasahi kuku, maka akan membuatnya lembab. Jangan lupa juga, setelah kuku dan tanga kering, gunakan lotion tangan yang mengandung lanolin untuk memberikan kelembaban ekstra.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rajin menikur dapat mencegah keretakan pada kuku. Caranya dengan menghaluskan kuku dengan alat kikir dan bentuklah ujungnya ouval. Hindari menggunakan cat kuku terlalu sering, karena mengandung bahan kimia yang dapat merusak kuku. Hindari juga penggunaan aseton terlalu sering, kandungan alkoholnya dapat membuat kuku menjadi kering.
3. Ekstension kuku
Kuku yang pendek biasanya lebih sehat. Jika Anda ingin memanjangkan kuku sebaiknya lakukanlah ekstension kuku. Hal ini tidak berbahaya bagi pertumbuhan kuku yang sudah ada, tetapi rentan terhadap infeksi jamur. Jadi pastikan memilih tempat atau salon yang sudah memiliki lisensi, mereka biasanya mensterilkan peralatannya.
4. Mitos perawatan kuku yang salah
Tidak benar jika pertumbuhan kuku dipengaruhi oleh kurangnya gizi, kecuali Anda menderita kekurangan gizi yang parah. Pastikan kebutuhan gizi Anda terpenuhi dengan mengonsumsi berbagai macam buah, sayuran, gandum, susu rendah lemak dan protein, seperti ikan unggas dan kacang.
4. Biotin
Biotin atau vitamin H, dapat membantu pertumbuhan kuku yang sehat. Tidak hanya itu, vitamin H juga bagus untuk pertumbuhan rambut yang kuat. Jika Anda sedang hamil, konsumsi 1 mg biotin dua atau tiga kali sehari. Efek mengonsumsi biotin akan terasa pada kuku setelah 6 bulan. Namun, menurut American College of Dermatology Osteopathic, lebih dari 30 persen orang berhasil mendapatkan kuku yang sehat karena mengonsumsi biotin. Sebaiknya, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen ini.
(kik/kik)
Kesehatan
Detoks Alami dari Mikroalga! Tablet Chlorella Ini Disebut Kaya Klorofil dan Bantu Bersihkan Racun Tubuh
Kesehatan
Kolesterol Naik Setelah Makan Berat? Coba Rutin Minum Teh Hitam Herbal Ini
Kesehatan
Pantau Suhu Tubuh Saat Campak Merebak! 2 Termometer Ini Bikin Cek Demam Lebih Praktis di Rumah
Olahraga
Jangan Ngaku Runner Kalau Belum Punya 3 Perlengkapan Ini
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Bukan Banyak Minum, Ini Kunci Skin Barrier Sehat Saat Puasa Kata Dokter
7 Facial Wash untuk Kulit Kering yang Melembapkan, Cocok Dipakai Sehari-hari
Make Over Kolaborasi dengan Rinaldy Yunardi Rilis Powder Foundation Spesial
Wajah 'Old Money' Jadi Tren Operasi Plastik, Seperti Apa?
Pori-Pori Tak Bisa Dikecilkan Permanen, Ini 9 Cara Ampuh Menyamarkannya
Most Popular
1
Momen Langka Eva Mendes dan Ryan Gosling Muncul Bersama, Berujung Ciuman Manis
2
Gaya Angel Karamoy di Ultah Putrinya, Kompak Bareng Eks Suami & Pacar
3
Ramalan Zodiak 8 Maret: Taurus Lebih Berani, Gemini Jangan Egois
4
Sejarah Hari Perempuan Internasional 8 Maret & Alasan Diperingati Tiap Tahun
5
50 Ide Caption Hari Perempuan Internasional untuk Media Sosial, Penuh Makna
MOST COMMENTED











































