5 Faktor Penyebab Timbulnya Varises
wolipop
Senin, 20 Sep 2010 18:04 WIB
Jakarta
-
Biasanya varises sering terjadi pada wanita yang sedang hamil atau lansia. Namun, tidak menutup kemungkinan Anda pun bisa mengalaminya.
Varises adalah pembuluh darah balik yang mengalami pelebaran, karena bentuknya berliku-liku membuat urat-urat halus tersebut menonjol di permukaan kulit. Warnanya yang biru gelap atau bahkan cenderung ungu dikarenakan berisi darah yang kadar oksigennya sedikit.
Jelas saja kehadiran varises sangat mengganggu penampilan, terutama saat Anda akan mengenakan terusan atau rok mini. Walau mengganggu, varises tidak membahayakan bagi tubuh. Sebelum terlambat, sebaiknya kenali beberapa faktor-faktor yang bisa menyebabkan seseorang terkena varises. Berikut beberapa diantaranya.
Genetik
Varises bisa terjadi dengan adanya faktor genetik. Jika sang ibu memiliki katup di pembuluh vena, maka sangat anak kemungkinan besar juga memilikinya. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya varises.
Jenis kelamin
Wanita dua kali lebih berisiko menderita varises dibanding pria. Fluktuasi hormon progesteron dan estrogen sangat berpengaruh terhadap timbulnya urat-urat halus ini. Risiko ini umumnya lebih sering timbul pada perempuan hamil, pre-menstruasi atau menopause.
Pekerjaan
Jika Anda yang lebih sering berdiri dan selalu menggunakan high heels dalam bekerja lebih berisiko terkena varises. Hal ini berpengaruh karena pembuluh darah vena akan mendapat beban lebih lama hingga muncul varises.
Berat badan
Berat badan yang berlebih dapat membuat katup vena mendapat tekanan berlebih sehingga fungsinya menurun. Inilah sebabnya mengapa orang yang gemuk cenderung mudah terserang varises.
Usia
Semakin berumur maka vena akan makin kehilangan elastisitasnya sehingga mudah meregang dan melebar. Namun bukan berarti Anda yang masih berusia muda jauh dari penyakit ini. Bila Anda memiliki faktor-faktor risiko seperti di atas dan ditambah dengan gaya hidup yang tidak sehat, varises pun dapat menghampiri Anda.
(eya/eya)
Varises adalah pembuluh darah balik yang mengalami pelebaran, karena bentuknya berliku-liku membuat urat-urat halus tersebut menonjol di permukaan kulit. Warnanya yang biru gelap atau bahkan cenderung ungu dikarenakan berisi darah yang kadar oksigennya sedikit.
Jelas saja kehadiran varises sangat mengganggu penampilan, terutama saat Anda akan mengenakan terusan atau rok mini. Walau mengganggu, varises tidak membahayakan bagi tubuh. Sebelum terlambat, sebaiknya kenali beberapa faktor-faktor yang bisa menyebabkan seseorang terkena varises. Berikut beberapa diantaranya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Varises bisa terjadi dengan adanya faktor genetik. Jika sang ibu memiliki katup di pembuluh vena, maka sangat anak kemungkinan besar juga memilikinya. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya varises.
Jenis kelamin
Wanita dua kali lebih berisiko menderita varises dibanding pria. Fluktuasi hormon progesteron dan estrogen sangat berpengaruh terhadap timbulnya urat-urat halus ini. Risiko ini umumnya lebih sering timbul pada perempuan hamil, pre-menstruasi atau menopause.
Pekerjaan
Jika Anda yang lebih sering berdiri dan selalu menggunakan high heels dalam bekerja lebih berisiko terkena varises. Hal ini berpengaruh karena pembuluh darah vena akan mendapat beban lebih lama hingga muncul varises.
Berat badan
Berat badan yang berlebih dapat membuat katup vena mendapat tekanan berlebih sehingga fungsinya menurun. Inilah sebabnya mengapa orang yang gemuk cenderung mudah terserang varises.
Usia
Semakin berumur maka vena akan makin kehilangan elastisitasnya sehingga mudah meregang dan melebar. Namun bukan berarti Anda yang masih berusia muda jauh dari penyakit ini. Bila Anda memiliki faktor-faktor risiko seperti di atas dan ditambah dengan gaya hidup yang tidak sehat, varises pun dapat menghampiri Anda.
(eya/eya)
Home & Living
Mudik Lebaran? Ini Rekomendasi Koper yang Praktis dan Muat Banyak
Pakaian Pria
Rekomendasi Batik Rp 100 Ribuan, Cocok buat Kondangan hingga Meeting Kantor
Kesehatan
Detoks Alami dari Mikroalga! Tablet Chlorella Ini Disebut Kaya Klorofil dan Bantu Bersihkan Racun Tubuh
Kesehatan
Kolesterol Naik Setelah Makan Berat? Coba Rutin Minum Teh Hitam Herbal Ini
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Cara Mengatasi Cushion Oksidasi Biar Makeup Tahan Lama dan Wajah Tak Kusam
Bukan Banyak Minum, Ini Kunci Skin Barrier Sehat Saat Puasa Kata Dokter
7 Facial Wash untuk Kulit Kering yang Melembapkan, Cocok Dipakai Sehari-hari
Make Over Kolaborasi dengan Rinaldy Yunardi Rilis Powder Foundation Spesial
Wajah 'Old Money' Jadi Tren Operasi Plastik, Seperti Apa?
Most Popular
1
Profil Gandes Nawangsari, Mental Health Educator yang Dimintai Saran Gen Z
2
Ramalan Zodiak 8 Maret: Cancer Keuangan Menurun, Leo Banyak Peluang
3
TikTok Viral Verificator
Tidak Gengsi! Viral Pasangan Gen Z yang Pilih Nikah Sederhana di KUA Malang
4
Mengenang Vidi Aldiano, Duta Persahabatan yang Selalu Nyentrik di Panggung
5
7 Cara Mengatasi Cushion Oksidasi Biar Makeup Tahan Lama dan Wajah Tak Kusam
MOST COMMENTED











































